Kerja Sama PSIM dengan Apparel Spanyol Berlanjut

PSIM Yogyakarta kemungkinan besar tidak akan mengubah apparel untuk menyuplai jersey di kompetisi musim depan. Kelme, apparel asal Spanyol yang selama ini menyediakan kelengkapan tim, bakal melanjutkan kerja sama dengan pasukan berjulukan Laskar Mataram ini.

Perwakilan Kelme Indonesia, Soni Agus Santoso, mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja PSIM di musim ini. Meski sempat berada di zona kritis, skuat asuhan Erwan Hendarwanto ini mampu bertahan di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

“Tentunya kami ingin bekerja sama lagi dengan PSIM. Apalagi tim ini telah bekerja keras sepanjang musim dan mampu bertahan di Liga 2,” kata Soni Agus.

Kerja sama PSIM dengan Kelme sudah dimulai sejak bertarung di ISC 2016. Melihat perjalanan PSIM yang terus berkembang, Kelme berharap bisa menjalin relasi kembali dengan manajemen PSIM.

Meski demikian, Soni Agus enggan menjelaskan mengenai nominal penjualan jersey dan nilai kerja sama Kelme dengan PSIM musim ini.

Namun, menurutnya dengan menggandeng PSIM, berdampak luas terhadap branding apparel asal Spanyol itu. Selain PSIM ada Persigo Semeru FC dan PSM Makassar yang turut menggunakan Kelme.

“Dampak promosi brand-nya. Pertama kali kami kerja sama di Indonesia dengan PSIM. Kalau penjualan meningkat sekitar 20 persen dibanding sebelumnya,” ungkapnya.

PSIM Yogyakarta mengakhiri kompetisi Liga 2 dengan senyum. Meski gagal ke fase 8 besar, Laskar Mataram dipastikan bertahan di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan setelah berhasil di fase play-off.

loading...