Pelatih Syria Sebut Permainan Timnas Indonesia Mirip Spanyol

Pelatih Syria U-23, Husein Afash, memberikan pujian tersendiri terhadap timnas U-22 Indonesia. Menurut dia, pemain Indonesia punya potensi besar. Salah satu hal yang dia sorot adalah kecepatan.

Syria beberapa kali dibuat frustrasi oleh Indonesia. Bahkan dua kali mencetak gol, dua kali pula dibalas oleh Indonesia.

Hingga akhirnya gol Abd Al Rahman Barakat menit 52 menjadi penentu kemenangan Syria. Tapi, Husein sendiri megakui kualitas pasukan asuhan Luis Milla.

“Indonesia punya kecepatan yang luar biasa. Sistem permainan mereka juga bagus. Saya yakin Indonesia akan berkembang,” ungkap Husein usai laga.

Menurutnya, Timnas U-22 sudah berada di tangan yang tepat. Pengalaman Luis Milla bisa ditularkan kepada para penggawa Garuda Muda.

“Mereka punya pelatih dari Spanyol. Ada sedikit kesamaan dari gaya bermain mereka,” tandas dia.

Selain itu, Husein juga mengatakan bahwa permainan Indonesia cenderung keras. Hal itu menyulitkan mereka dalam mengembangkan permainan.

Dalam laga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pemain Syria beberapa kali terjatuh. Mereka dianggap melakukan diving. Namun, anggapan itu dibantah dengan tegas oleh Husein.

“Permainan Indonesia sangat keras. Pemain kami beberapa kali mendapatkan tekel keras dari mereka,” ungkap Husein.

Hal itu diakui pula oleh pemainnya, Muhammad Raafat Mouhtadi. Menurutnya, Indonesia bermain agak kasar dalam laga itu.

“Permainan Indonesia keras, tapi menurut saya cenderung kasar. Tapi keseluruhan laga ini berjalan seru,” ungkap Raafat.

loading...