Egy Maulana Vikri Menyayangkan Jika Indra Sjafri Dipecat

Bintang muda Timnas Indonesia U19, Egy Maulana Vikri, turut angkat komentar terkait kabar bakal dipecatnya Indra Sjafri dari kursi pelatih Timnas U19. Melalui akun Instagramnya, Egy Maulana Vikri menuliskan status yang mengisyaratkan bahwa ia merasa sangat menyayangkan jika PSSI benar-benar memecat Indra Sjafri.

“Orang tidak akan pernah melihat proses, yang dilihat hanyalah hasil! Tidak ada tim yang bisa kuat tanpa proses, tidak ada tim yg langsung jadi atau secara instan,” kicau Egy Maulana Vikri secara eksplisit menanggapi kabar bakal dipecatnya Indra Sjafri.

“Semua butuh proses yang panjang agar menghasilkan yang terbaik dan di setiap proses selalu ada kegagalan,” tambahnya.

“Kegagalan itulah yang membuat kita bangkit berjuang agar proses yang dari awal ditekunin menjadi indah di akhirnya, jadi gagal bukan akhir dari segalanya. Orang akan melihat satu kesalahan tanpa melihat kebaikan yang telah dia buat (emoji sedih),” imbuh pemain muda asal Medan yang diincar sejumlah klub Eropa ini.

Kabar bakal dipecatnya Indra Sjafri memang sedang mencuat. PSSI pun telah memberikan klarifikasinya terkait nasib Indra Sjafri dan juga pelatih Timnas Indonesia U16, Fachri Husaini.

Ratu Tisha Destria selaku Sekjen PSSI mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil Indra Sjafri dan pelatih Timnas Indonesia U16, Fachri Husaini, pekan depan sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja keduanya.

“Kami menentukan pekan depan setelah 17 November akan dilaksanakan secara beruntun evaluasi menyeluruh Timnas U16 beserta rencana untuk tahun depan. Kemudian diikuti dengan evaluasi Timnas U19 dan rencana untuk tahun depan. Tentu itu tak lepas dari evaluasi para pelatih,” ungkapnya.

“Namun, tolong kita semua harus menjaga marwah sepak bola. Kita tidak boleh menghakimi karena rapat Exco PSSI hanya menentukan agenda ke depan, dan untuk masalah ini adalah memanggil pelatih Timnas U19 dan U16 untuk melakukan evaluasi, hanya itu,” sambung Ratu Tisha Destria.

loading...

1 Comment

  1. Coach indra sebenarnya pelatih bagus, bisa menangani remaja U-19. Buktinya bisa membawa timnas U-19 juara tahun 2013. Kekalahan kemaren bukan semata-mata kesalahan pelatih, tetapi pihak lawan bermain lebih ngotot dan pemain belakang kita kurang fokus dalam bertahan.

Comments are closed.