Bhayangkara FC Pede ‘Umbar Diri’ Jadi Juara Liga 1

Sebelumnya, Bhayangkara melayangkan protes ke Komisi Disiplin PSSI terkait pertandingan melawan Mitra Kukar. Tim Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, dianggap melakukan pelanggaran karena memainkan marquee player mereka, Mohammed Sissoko, yang masih diskorsing.

Protes Bhayangkara pun dikabulkan oleh Komdis PSSI yang langsung mengeluarkan surat bernomor 116/L1/SK/KD-PSSI/X/2017. Komdis menyatakan Mitra Kukar bersalah telah menurunkan pemain yang masih terkena sanksi dan Mitra Kukar dinyatakan kalah 0-3 dan harus membayar denda sebesar Rp100 juta.

Kemenangan atas Mitra Kukar sekaligus makin mendekarkan Bhayangkara pada gelar juara Liga 1. Klub berjuluk The Guardian itu kini di atas angin berkat kemenangan tersebut  karena jika mereka menang satu kali lagi atas Madura United di pertandingan hari ini, Rabu (08/11/17), maka gelar juara dipastikan akan menjadi milik Bhayangkara FC.

Ditambah, Bhayangkara masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Persija. Sementara Bali United yang kini ada di peringkat dua klasemen hanya memiliki satu laga sisa melawan Persegres Gresik United.

Sementara dalam dua pertemuan dengan Bali United, Bhayangkara selalu meraih kemenangan. Pertama menang 3-1 di Bali dan kemudian unggul 3-2 di Bekasi. Keunggulan head to head ini akan menjadi modal penting bagi Bhayangkara FC dalam merengkuh trofi juara Liga 1 2017.

Tak ayal, optimisme menjadi juara sudah membuncah di kubu Bhayangkara FC. Di akun Twitter resmi mereka, The Guardian bahkan telah menggunakan hashtag #JuaraLiga 1 yang menunjukkan rasa percaya diri mereka selangkah lagi akan menggenggam gelar juara.

loading...

1 Comment

Comments are closed.