Departemen Wasit: Pemain Indonesia Berani kepada Wasit Lokal

Tingkat kekerasan kepada wasit di Indonesia cukup tinggi, hal ini kerap terjadi kepada wasit lokal yang  memberi keputusan yang menurut sebuah tim kontroversial dalam sebuah pertandingan.

Biasanya kekerasan kepada wasit terjadi pada Liga dua atau Liga tiga yang jarang mendapat sorotan. Namun hal tersebut juga terjadi di Liga 1. Untuk mengatasi hal itu PT Liga selaku operator menggunakan jasa wasit asing, namun hal itu tidak menyelesaikan masalah.

Menurut Departemen Wasit PSSI, Ngadiman Asri, pemain Indonesia lebih berani kepada wasit lokal ketimbang wasit asing. Hal ini dikatakan Ngadiman dengan bertolak pada kejadian kontroversial pada laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

“Soal keputusan kontroversial itu saya tidak bisa berkomentar banyak, namun yang perlu digaris bawahi ketika laga panas dipimpin oleh wasit lokal dan terjadi keputusan kontroversial, maka kami (para wasit) akan habis habis babak belur, namun anda lihat sendiri pada laga kemarin (Persija vs Persib) tidak terjadi kan,”ujar Ngadiman kepada TopSkor.id.

Lebih lanjut Ngadiman mengatakan bila memang keputusan wasit Shoun Evans salah maka akan dikembalikan kepada negaranya dan dibuatkan surat.

“Ya kalo mereka salah, ya kita kembalikan ke negaranya dan kita buatkan surat,” imbuhnya.

Terakhir Ngadiman juga bersyukur laga panas Persija vs Persib dipimpin oleh wasit asing.

“Di balik banyaknya masalah setelah laga, saya bersyukur bahwa pertandingan kemarin dipimpin oleh wasit asing, karena apa, wasit asing lebih dihargai di Indonesia, para pemain lebih respek kepada mereka daripada kita (wasit lokal). Jadi kalau pertandingan kemarin kita yang pimpin mungkin wasit yang pimpin sudah babak belur,” tuturnya.

Ngadiman juga berharap ke depan para pemain bisa memberi sedikit toleransi kepada wasit lokal, “Saya harap ke depan pemain dapat sedikit lebih sopan kepada wasit lokal, kesalahan kecil dimaafkan jangan langsung dipoles, semua itu ada prosesnya,” ujar Ngadiman.

loading...

1 Comment

Comments are closed.