Liga 2: Persebaya Pertanyakan Jadwal Laga Terakhir Babak 8 Besar

Protes Persebaya Surabaya menyusul semua pertandingan Persebaya dimainkan sore hari belum direspons PSSI, manajemen Persebaya justru kembali menerima perubahan jadwal laga terakhir kontra PS Mojokerto Putra.

Jika sebelumnya laga ini akan dimainkan pada 16 November 2017 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, berubah menjadi 17 November, atau mundur sehari.

Sesuai surat yang diterima manajemen Persebaya, PSSI terpaksa memundurkan jadwal laga ini karena jadwal tersebut bertabrakan dengan jadwal Timnas Indonesia yang juga berdampak pada perubahan jadwal Liga 1, khususnya pekan ke-34.

Soal perubahan jadwal tersebut, manajemen Persebaya tak mengajukan protes ke PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi.

Tetapi, masih sama dengan sebelumnya, manajemen Persebaya mempertanyakan jam pertandingan Persebaya yang semuanya dimainkan sore hari.

Tim berjulukan Green Force itu merasa keberatan karena tiga tim lain mendapatkan jatah pertandingan malam, khususnya selain melawan Persebaya.

“Soal mundurnya laga terakhir melawan PSMP saya rasa tidak masalah karena alasannya logis. Yang kami keluhkan kenapa harus main sore terus, sementara tim lain main malam,” tanya Chairul Basalamah, manajer Persebaya.

Basalamah merasa penjadwalan ini kurang adil bagi Persebaya. Sebab, cuaca main malam lebih bersahabat dibanding main sore yang masih panas. “Karena itulah kami menyampaikan protes ke PSSI dan PT LIB. Apalagi tidak ada penjelasan dari PSSI mengenai hal ini” ujarnya.

Ia berharap, sudah ada jawaban dari PSSI maupun PT LIB mengenai keberatan Persebaya itu. Minimal, kubu Persebaya mendapat penjelasan latar belakang pengaturan jadwal yang berbeda dengan tim kontestan lain dk Grup Y.

1 Comment

Comments are closed.