Pelatih Bhayangkara FC Soroti Tren Naturalisasi di Indonesia

Mantan pelatih timnas Filipina yang kini menukangi Bhayangkara FC, Simon McMenemy buka suara soal banjir pemain naturalisasi di Indonesia. Arsitek asal Skotlandia itu menilai strategi naturalisasi pemain tidak boleh mengganggu kesempatan pemain muda lokal untuk berkembang di Timnas Indonesia.

Striker Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic menjadi pemain asing terbaru yang dinaturalisasi menjadi WNI (Warga Negara Indonesia). Striker berdarah Montenegro yang kini memiliki paspor berlambang Garuda punya kans besar untuk membela Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.

“Ini sebuah tantangan karena Indonesia punya banyak sekali pemain bertalenta dan hanya dengan struktur pembinaan yang layak Anda bisa mendominasi sepakbola Asia Tenggara. Kalau Anda memenangkan pertandingan timnas, orang-orang jadi ingin nonton lebih sering, mulai bersemangat membicarakan timnas dan stadion akan ramai,” kata Simon McMenemy.

Pelatih berusia 39 tahun tersebut menceritakan bagaimana Filipina banyak dihuni pemain keturunan Eropa. Ia mencontohkan tim yang diasuhnya pada Piala AFF 2010 lalu yang memiliki pemain berdarah Inggris-Filipina, semisal dua bersaudara James Younghusband dan Phil Younghusband.

“Filipina sudah melakukannya. Mereka menaturalisasi pemain berdarah separuh Inggris-Filipina. Kini di liga domestik mereka banyak pemain muda asli bermain, dan Timnas Filipina tidak perlu lagi memainkan pemain naturalisasi,” ucapnya.

“Naturalisasi bisa jadi strategi bagus tapi yang penting pemain muda dapat kesempatan juga. Pemain seperti Ilham Udin Armayn, Egy Maulana Vikri) harus dapat kesempatan juga. Spaso memang oke tapi publik ingin melihat pemain muda dari timnas,” ujar Simon McMenemy.