Banding Lisensi Klub AFC Ditolak, Persipura Minta Maaf

Setelah melakukan banding kepada Komite Banding Lisensi Klub PSSI, Persipura Jayapur harus menerima kenyataan gagal lolos verifikasi lisensi klub AFC.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua terkait kegagalan yang memastikan tim berjulukan Mutiara Hitam itu tidak akan berkompetisi di level Asia pada 2018.

Persipura sejak awal gagal lolos dalam verifikasi lisensi klub AFC karena pengiriman dokumen tertunda. Musibah sakit hingga meninggalnya administrator yang biasa mengurus dokumen Persipura, membuat klub Papua itu terlambat melakukan verifikasi dan terpaksa melakukan banding dengan harapan masih bisa mendapatkan lisensi yang dibutuhkan untuk tampil di kompetisi AFC.

Namun, Benhur Tomi Mano mengungkapkan telah mendapatkan surat dari Komite Banding Lisensi Klub yang menolak permohonan banding. Persipura dianggap telah melewati batas akhir waktu untuk melakukan input data dan dokumen sesuai aturan. Benhur menegaskan pihaknya menerima kenyataan dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua.

“Jelas kami sedih, tapi itulah kenyataannya. Sebagai klub besar kami harus bisa menerima kenyataan ini. Kami tunduk dan taat kepada aturan dan ketentuan walau kami juga tak menginginkan hal ini terjadi, tapi ini adalah musibah,” ujar Benhur Tomi Mano.

“Kami memohon maaf kepada Persipura Mania dan masyarakat Papua atas hal ini. Tuhan memiliki rencana lain yang lebih indah untuk tim ini. Kami akan membenahi agar tak terjadi lagi pada musim depan,” lanjut Benhur.

Tak hanya meminta maaf kepada masyarakat Papua, Benhur Tomi Mano juga berterima kasih kepada PSSI yang tetap membantu Persipura selama proses verifikasi hingga banding. Kegagalan itu membuat Persipura mengalihkan fokus pada laga-laga terakhir Liga 1.

“Saat ini kami akan tetap fokus kepada dua pertandingan terakhir untuk bisa meraih posisi terbaik yang bisa kami raih dalam kompetisi,” ujar Benhur Tomi Mano.

Persipura saat ini berada di posisi keempat dengan 59 poin, atau terpaut tiga poin dari tiga klub teratas, Bali United, PSM Makassar, dan Bhayangkara FC yang sama-sama mengumpulkan 62 poin. PS TNI dan Sriwijaya FC akan menjadi dua lawan terakhir yang dihadapi tim berjulukan Mutiara Hitam itu di Liga 1 2017.