PERJUANGAN EKSTRA PENAJAM UTAMA MENUJU TANGGA JUARA PIALA SOERATIN U-17

Piala Soeratin U-17 2017 menghadirkan juara baru ketika PS Penajam Utama, tim sepakbola dari Kabupaten Penajam Paser Utara, berhasil keluar sebagai juara. Wakil Kalimantan Timur itu mampu mengalahkan Persita Tangerang dengan skor ketat 3-2 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (28/10).

Ini adalah pertama kalinya tim dari Kalimantan Timur menjadi juara Piala Soeratin dan Penajam pun berhak menerima uang pembinaan sebesar Rp100 juta. ”Ini adalah sejarah bagi kami. Kami persembahkan kepada seluruh warga Paser Utara,” ungkap pelatih Penajam Utama Subianto selepas laga.

Meski menjadi gelar perdana mereka, kemenangan Penajam ini boleh dibilang tidak mengejutkan. Sejak awal penyisihan regional hingga putaran final di Sleman, Penajam memang menunjukkan keseriusan dan determinasi tinggi untuk bisa mewujudkan prestasi ini.

Untuk bertanding dalam penyisihan regional di Kaltim, Penajam harus menggunakan jalur air. “Penajam ke Balikpapan harus dengan speed boat atau kapal feri dulu. Cukup jauh juga,” ungkap Subianto. Tak hanya akomodasi, kendala klasik seperti kesulitan dana juga mampu mereka atasi. “Terima kasih kepada Pak Bupati dan PSSI Kaltim yang mendukung kami sampai ke final,” tambahnya.

Adapun faktor teknis seperti pencarian pemain untuk turnamen ini menjadi perhatian tersendiri. Subianto mengaku blusukan ke desa-desa di Penajam untuk bisa mendapatkan pemain yang dibutuhkannya. “Saya ambil mereka dari desa-desa di Penajam. Mereka juga anak-anak dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO),” terangnya.

“Kunci sukses anak-anak adalah bermain disiplin dan tak kenal kata menyerah dari penyisihan grup. Semangat juang mereka besar sekali,” tambah Subianto.

Pada akhirnya, perjuangan ekstra Penajam terbayar lunas dengan keberhasilan merengkuh trofi Piala Soeratin. Mereka bahkan sempat mengalahkan PSS Sleman U-17, wakil Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus tim tuan rumah, di babak semi-final.

Tidak hanya itu, Penajam juga mewakilkan pemainnya, Muhammad Ramli, sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain terbaik kompetisi ini. Masing-masing penghargaan itu berhadiah uang tunai Rp10 juta sehingga Ramli pun tidak bisa menyembunyikan rasa girangnya.

“Saya tidak menyangka sama sekali, ini berkat doa orang tua dan rahmat dari Allah. Di tim ini, kami saling mendukung, kasih semangat, dan akhirnya bisa membuat bangga Penajam,” ujar penyerang berusia 17 tahun ini.

loading...