Semen Padang Belum Mau Mengibarkan Bendera Putih

by in Liga 1 // 0 Comments

Meski saat ini harus bercokol di zona degradasi, imbas kemenangan Perseru Serui atas Persipura Jayapura (22/10/2017), Semen Padang enggan mengibarkan bendera putih tanda menyerah dan berserah diri pada nasib.

Jelang berakhirnya Liga 1, tim Kabau Sirah masih memiliki tiga pertandingan sisa, masing-masing dua partai kandang menghadapi Perseru dan PS TNI serta satu laga tandang menghadapi Arema FC. Sementara saingan terdekat, Perseru juga menyisakan tiga pertandingan, yakni dua partai tandang dan satu kandang.

Untuk lepas dari zona degradasi, Hengki Ardiles dkk. wajib mengemas dua kemenangan kandang. Opsi ini satu-satunya cara untuk tidak terjerembab ke kasta kedua, Liga 2, pada musim 2018.

Manajer Semen Padang, Win Bernadino, optimistis Semen Padang tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Win sepakat, dua pertandingan kandang di Stadion H. Agus Salim, Padang, harus menghasilkan enam poin.

Jika itu terealisasi, poin tim urang awak menjadi 35. Hal ini tentunya diimbangi hasil buruk yang harus diperoleh Perseru pada dua laga tandang mereka.

“Kami masih memiliki peluang untuk tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Syaratnya harus memaksimalkan dua pertandingan kandang. Kami akan memperbaiki tim agar benar-benar maksimal. Motivasi dan semangat juang pemain sangat dibutuhkan. Mereka tentunya akan mati-matian demi harga diri tim dan harga diri mereka sendiri,” ujar Win, Senin (23/10/2017).

Semangat sama diusung Dirut PT Kabau Sirah semen Padang (KSSP) Iskandar Z. Lubis. Bagi Iskandar, segala sesuatu bisa saja terjadi dalam sisa kompetisi. Iskandar berharap seluruh pemain Semen Padang menyatukan semangat dan misi yang sama pada pertandingan nanti untuk meraih kemenangan.

“Kami tetap akan berpikiran positif dan terus berusaha semaksimal mungkin,” pungkas Iskandar Z. Lubis mengakhiri pembicaraan.

loading...
[X] close