agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Pesan Eks Kapten Timnas Futsal Indonesia untuk Pemain Muda

by in Futsal // 0 Comments

Mantan kapten Timnas Futsal Indonesia, Vennard Hutabarat, menitip pesan untuk pemain muda yang berkecimpung di dunia futsal Indonesia. Mantan atlet yang kini menjadi pelatih futsal itu menegaskan mentalitas dan sindrom kebintangan adalah dua hal yang perlu jadi perhatian besar bagi pemain-pemain futsal saat ini.

Bagi penggemar futsal di Indonesia, nama Vennard Hutabarat sudah tidak asing lagi. Pelatih futsal ini adalah salah satu legenda hidup futsal di Indonesia yang pernah membawa Timnas Futsal Indonesia menjadi juara Piala AFF Futsal 2010 dan meraih medali perunggu SEA Games 2011.

Saat berbincang bersama Bola.com seusai bermain bersama eks Timnas Futsal Indonesia yang menjadi juara Piala AFF Futsal 2010 di kegiatan Grand Final Super Soccer Futsal Battle 2017, Vennard Hutabarat mengakui adanya stagnansi yang terjadi di dunia futsal Indonesia sejak akhir 2016.

Tak hanya ingin melihat masalah stagnan itu dari sisi federasi yang dinilai kurang tegas, Vennard menyoroti individu-individu pemain muda saat ini yang terkendala dalam masalah mentalitas dan terhanyut dengan sindrom kebintangan. Ia berpesan agar pemain muda futsal Indonesia terhindar dari dua masalah tersebut.

“Pesan saya untuk adik-adik saya yang bermain futsal, yang namanya mentalitas itu harus bisa dijaga dengan baik. Kemudian jangan sampai besar kepala atau star syndrome karena itu akan menghancurkan karier kalian sendiri,” ujar Vennard Hutabarat kepada Bola.com.

“Yang kurang dari pemain futsal Indonesia sekarang ini adalah mentalitas. Satu lagi, banyak pemain terutama yang sudah pernah masuk Timnas Futsal Indonesiam terkena yang namanya star syndrome. Dua hal ini sebenarnya yang harus dicegah karena banyak pemain futsal yang masih muda, sudah merasa bagus tapi akhirnya terkena sindrom itu,” ujar Vennard.

Salah satu yang disorot oleh Vennard adalah penggunaan media sosial yang kini sudah menjamur di masyarakat. Menurutnya, media sosial punya pengaruh membuat pemain-pemain futsal yang menjadi idola, akhirnya merasa besar kepala. Pada akhirnya, hal itu justru menjatuhkan karier pemain.

“Social media itu sangat berpengaruh dengan prestasi. Ketika saya dan teman-teman menjadi juara, saat itu belum banyak socmed seperti saat ini. Sekarang bisa kita lihat begitu pemain memiliki banyak follower akhirnya merasa besar kepala. Ujung-ujungnya hal itu tidak menunjang dalam karier futsal mereka,” lanjutnya.

Setelah mengalami kegagalan di SEA Games 2017, Timnas Futsal Indonesia akan terbang ke Vietnam pada Selasa (24/10/2017) untuk berkompetisi di Piala AFF Futsal 2017.

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, dan Myanmar mulai Kamis (26/10/2017) hingga Minggu (29/10/2017).

loading...
[X] close