MADURA UNITED DIHUKUM DUA LAGA KANDANG USIRAN

by in Liga 1 // 0 Comments

Upaya Madura United untuk meramaikan persaingan memperebutkan gelar juara Liga 1 2017 menjadi berat setelah mereka dikenakan sanksi dua pertandingan kandang di luar Pulau Garam.

Partai usiran ini diberikan komisi disiplin (Komdis) PSSI terkait kericuhan suporter pascalaga Borneo FC. Saat itu, suporter terlihat menendang ke arah wasit asing. Bahkan ofisial Madura United juga terekam memaki wasit.

Dengan demikian, dua pertandingan kandang tersisa harus dilakoni di luar Madura, yakni ketika menjamu Bhayangkara FC, Senin (23/10), dan Barito Putera pada 5 September. Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Madura United mengajukan dua stadion, yakni Gelora Delta Sidoarjo dan Jember Sport Garden.

“Informasi permulaan yang kami dapatkan, pertandingan kandang harus digelar di luar Madura. Kami mengajukan dua tempat untuk menghelat laga usiran itu,” ungkap manager venue Rosid Mardani.

“Tetapi, kecenderungan manajemen klub justru memilih bertanding di Jember dengan beberapa alasan. Tetapi komunikasi dengan pihak pengelola dua stadion tersebut sudah kami lakukan,” timpal LOC Madura United, Moh Alwi.

Selain harus menjalani partai usiran, jadwal tanding Madura United dipastikan berubah dengan hukuman ini. Mengingat minimnya waktu persiapan menyelenggarakan laga terdekat kontra Bhayangkara FC.

“Tadi mendapatkan pemberitahuan dari pihak operator jika pertandingan melawan Bhayangkara diundur pada 8 November nanti. Jika pertandingan ditetapkan sebagaimana jadwal semula, pihak LOC Madura United kekurangan waktu, meski sudah melakukan komunikasi pendahuluan dengan pengelola stadion,” jelas Rosid. (gk-62)

loading...
[X] close