Usai Kejadian Kiper Persela, Robert Albert Kritik Komponen Keselamatan Kompetisi

by in Liga 1 // 0 Comments

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, menilai meninggalnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda pascapertandingan kontra Semen Padang, Minggu 15 Oktober 2017 merupakan peringatan. Menurutnya, kejadian tersebut patut dijadikan bahan evaluasi penyelenggara terkait jaminan keamanan dan keselamatan pemain.

“Ada yang lebih penting sebelum bicara soal yang juara. Keamanan bagi pemain sepek bola menjadi sangat penting, (hal ini) terkait insiden Persela kemarin,” kata Robert seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/10/2017).

PSM akan menjalani laga tandang menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Kamis (19/10). Ia menilai perangkat keamanan kompetisi mulai dari wasit, tim medis, tim keamanan dan lainnya saat ini dituntut untuk menjalankan tugasnya secara serius guna mengantisipasi terulangnya insiden yang merenggut nyawa Choirul Huda.

“Semua yang bertugas harus bertindak baik, jangan terjadi insiden ini lagi,” katanya.

Ia juga menambahkan kalau satu orang meninggal tidak akan bisa menggantikan gelar juara bagi tim manapun.Lantas ia turut berbelasungkawa atas meninggalkan legenda Persela itu.

“Saya berbela sungkawa atas kepergian korban, dan berdoa yang terbaik untuk keluarganya,” tambahnya.

Albert juga meminta panitia penyelenggara untuk memperbaiki lagi aturan bermain bagi peserta agar ke depan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi. Penyataan itu muncul sebagai respons dirinya atas insiden kericuhan antara Pelatih Bhayangkara Simon McMenemy dengan ofisial Barito Putra, Minggu 15 Oktober 2017 malam.

“Saya (tidak masalah) terkena sanksi untuk mengatakan hal yang menjadi kebenaran di luar sana, namun manajemen Bhayangkara tidak ada sanksi apapun saat Simon terlibat dalam insiden itu,” katanya.

Albert menyatakan kesediaannya untuk mengucapkan selamat kepada pemenang pada pertandingan besok, bila seluruh komponen pendukung pertandingan dipersiapkan secara matang dan profesional. “Namun dua tim terbaik akan bertanding besok. Kalau pemain lebih diperhatikan (keselamatannya), lapangan kondisinya bagus, perangkat wasit bagus, saya bersedia ucapkan selamat kepada pemenang besok,” katanya.

loading...
[X] close