Liga 2: Nostalgia Subangkit Bertemu Persebaya pada Babak 8 Besar

Duel tim bersejarah yakni PSIS Semarang dan Persebaya bakal tersaji pada babak 8 Besar Liga 2 2017. Kedua tim dipastikan tergabung dalam satu grup yang akan berlangsung 20-26 oktober 2017 mendatang.

Adalah kekalahan Persebaya, 0-1 dari Kalteng Putra pada laga pamungkas 16 Besar yang membuat kedua tim akhirnya bertemu. PSIS berstatus juara Grup B dan tim Bajul Ijo sebagai runner-up Grup C. Selain keduanya, juga terdapat PSPS Riau (runner-up Grup A), serta menunggu antara Martapura FC atau PSMP Mojokerto sebagai juara Grup D.

Bertemu dengan Persebaya di kompetisi resmi bakal menjadi hal yang spesial bagi pelatih PSIS, Subangkit. Dia merupakan mantan bek sekaligus salah satu legenda tim kebanggaan suporter Bonekmania.

Dirinya masuk generasi emas tim Kota Pahlawan bersama yang sukses jadi juara Perserikatan edisi 1988 bersama pemain-pemain semacam Nuryono Haryadi, Yongki Kastanya, Budi Johanis, Putu Yasa, serta Mustaqim.

”Saya sudah prediksi akan bertemu Persebaya di babak ini. Semua tim memiliki gaya dan pola tersendiri. Saya sudah mencermati pola permainan lawan, termasuk PSPS,” ungkap Subangkit.

Sejatatinya, kedua tim sudah dua kali bertemu di tahun ini namun dalam ajang uji coba saat persiapan kompetisi. PSIS Semarang meraih kemenangan 1-0 atas Persebaya di Stadion Jatidiri, Semarang, 12 Maret 2017.

Sedangkan dalam laga kedua, giliran Persebaya memenangkan laga melawan PSIS di Gelora Bung Tomo Surabaya, 19 Maret 2017 lewat penalti bek Timnas U-19, Rahmat Irianto.

”Dalam babak ini, kerja keras, disiplin, dan konsistensi permainan akan jadi kunci meraih kemenangan. Semua lawan berat dan punya kualitas masing-masing,” tukas pelatih kelahiran Pasuruan itu.

loading...