agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Jadwal Bisa Direvisi, Persebaya Berpeluang Main Malam

by in Liga 1 // 0 Comments

Jadwal kickoff dua laga kandang Persebaya Surabaya melawan Persigo Semeru FC (30/9) dan Kalteng Putra (12/10) pada babak 16 besar Liga 2 berpeluang direvisi.

Chief Operating Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigorshalom Boboy mengatakan, pihaknya bisa melakukan perubahan jadwal bila hal itu menguntungkan bagi klub.

”Toh, tujuan lain dari operator adalah klub harus sehat dan kaya. Dan, kami sangat senang kalau itu terjadi,” ujarnya.

Dalam rilis PT LIB, tiga laga kandang Persebaya di babak 16 besar digelar pukul 15:00 WIB. Semuanya live alias disiarkan langsung televisi.

Hal itu berpengaruh pada antusiasme penonton ke stadion.

Padahal, dengan biaya menggelar pertandingan di GBT yang besar, Persebaya bakal merugi jika penonton kurang dari 20 ribu.

Tigor menambahkan, jika perubahan jadwal pertandingan Persebaya dari sore ke malam berdampak baik untuk pendapatan klub dari penjualan tiket, operator akan mengikuti.

Karena itu, operator liga bakal berkomunikasi dengan pihak stasiun televisi.

Dia menambahkan, pada prinsipnya, PT LIB tidak keberatan dan tak menutup diri atas masukan serta aspirasi dari klub.

Namun, kami harus mengkaji dan mempelajari semuanya terlebih dulu.

“Apa saja yang dimaui klub dan dampak dari permintaan mereka itu. Kalau Persebaya mau ganti main dari siang ke malam, tidak ada masalah,” imbuh Tigor.

Manajemen Persebaya mengirim surat protes kepada PT LIB pada 19 September.

Intinya, Green Force, julukan Persebaya, keberatan dengan jadwal kickoff pukul 15.00 WIB dan agenda tayangan langsung pada tiga laga home di babak 16 besar.

Operator liga tidak bisa mengakomodasi semua permintaan Persebaya.

Salah satunya mengenai pertandingan menjamu PSBS Biak pada 22 September.

”Namun, untuk dua laga home lainnya, yaitu menjamu Persigo Semeru (30/9), dan Kalteng Putra pada 12 Oktober, bisa digeser ke malam,” jelasnya.

Direktur Tim Persebaya Candra Wahyudi mengungkapkan, jadwal kickoff pukul 15.00 WIB tidak bersahabat bagi Bonek, suporter Persebaya.

Banyak di antara fans berat Persebaya yang masih harus sekolah dan bekerja. Terbukti, saat menjamu Biak, penonton di GBT ”hanya” 17 ribuan.

”Kalau itu terjadi pada dua laga home berikutnya, Persebaya bakal merugi,” ucap Candra.

Candra berharap PT LIB memenuhi permohonan Persebaya untuk menggeser jadwal kickoff laga melawan Semeru FC dan Kalteng Putra.

Tentang live atau tidak, manajemen Persebaya tidak ambil pusing. Toh, tidak ada pembagian hak siar.

”Operator liga harus menciptakan atmosfer kompetisi yang membuat klub sehat. Nah, kehadiran penonton di stadion adalah bagian penting untuk mewujudkan hal itu,” tambah Candra. (ben/c16/ca)

loading...
[X] close