Pelatih Anyar PS TNI Dijejali Banyak Pekerjaan Rumah

Kekalahan 1-0 dari Persela Lamongan pada laga pekan ke-25 Liga 1 2017 di Stadion Surajaya kemarin membuat pelatih anyar Rudy Eka Priyambada harus bekerja keras untuk memperbaiki performa The Army.

Mantan arsitek Celebest FC ini tidak menampik singkatnya waktu antara penunjukkan dirinya sebagai pelatih dan persiapan turut memengaruhi pola permainan tim. Rudy mengaku masih meraba permainan PS TNI. Kondisi ini yang membuat ia melakukan dua pergantian pemain di babak pertama.

“Belum sesuai keinginan saya, PR [pekerjaan rumah] masih sangat banyak. Untuk sisa pertandingan ini, semoga bisa lebih baik dan menampilkan performa apik,” ujar Rudy.

“Di awal babak pertama, strateginya mungkin sedikit bertahan. Tapi fokus dan konsentrasi anak-anak menurun. Itu PR bagi kami. Pakai negative football inginnya, tapi tetap kebobolan. Selain itu, tadi juga ada beberapa kesalahan, kiper harusnya bisa jadi sweeper, malah kurang antisipasi.”

Namun selepas kebobolan dan mulai masuknya beberapa pemain pengganti, secara perlahan tampilan PS TNI terlihat mulai ‘hidup’, dan mampu menyulitkan Persela. Salah satunya, tendangan dari penyerang PS TNI di pertengahan babak kedua yang hanya membentur tiang gawang Persela.

“Saya lihat ada lima peluang bagus, tapi tidak bisa jadi gol. Beruntung juga Persela, beberapa kali kena kipernya. Ada lima peluang yang harusnya jadi gol, tapi itu tidak beruntung bagi kami,” keluh Rudy.

Kekalahan dari Persela membuat PS TNI mau tidak mau mulai menakar peluang bertahan di Liga 1. PS TNI wajib mendulang hasil bagus di sembilan pertandingan terakhir agar terhindar dari degradasi.

“Setidaknya dalam pertandingan home kami tidak boleh kecolongan lagi, karena kemarin ada beberapa pertandingan home kami kecolongan, sering kalah dan draw. Sekarang fokusnya meningkatkan mental anak-anak menghadapi laga selanjutnya,” ucap Rudy.

Sementara itu, Yus Arfandi menambahkan, ia dan rekan-rekannya telah berjuang keras, setidaknya berusaha tak ingin menelan kekalahan. Meski sudah menjalankan instruksi pelatih, hasil minor tak dapat dihindari.

“Kami sudah coba lakukan yang terbaik. Strategi pelatih pun sudah coba kami jalankan. Ini kan pelatih baru bersama kami. Tapi nanti pada saatnya, kami akan dapatkan yang terbaik. Kami sudah bekerja keras pastinya,” kata Yus Arfandi. (gk-43)

loading...