Liga 2: PSMP Tanpa Gelandang Andalan saat Bersua Madura FC

PS Mojokerto Putra (PSMP) kehilangan Tamsil Srijaya ketika menjamu Madura FC pada laga pertama babak 16 besar Grup D Liga 2 2017 di Lapangan Bumimoro Surabaya, Sabtu (23/9/2017). Sepupu bintang PSM Makasar, Syamsul Chaeruddin, itu absen akibat gejala tifus.

“Sudah berapa hari ini Tamsil tidak latihan karena sakit. Tapi, saya punya pengganti di pos gelandang yang kualitasnya sepadan dengan Tamsil. Semoga semua skenario berjalan lancar,” tutur Redi Suprianto, pelatih PSMP.

Peran mantan pemain Persik dan PSM itu memang sentral sebagai gelandang pengangkut air di lini tengah PSMP. Peran sama yang dilakoni Syamsul Chaeruddin di tim Juku Eja.

“Tamsil seorang pekerja keras di lapangan. Dia tak hanya sebagai breaker, tapi juga pengumpan yang baik bagi lini depan tim ini,” ujar Redi Suprianto.

“Kecewa juga tak bisa main di babak penting seperti ini. Tapi, saya ambil hikmahnya. Saya tetap berdoa agar teman-teman menang pada laga nanti,” timpal Tamsil Srijaya.

Redi Suprianto akan mencoba bermain hati-hati di menit awal pertandingan karena dia mengaku kurang begitu paham kekuatan dan cara bermain tim polesan Salahudin tersebut.

“Hati-hati dan waspada. Tapi, kami harus tetap berusaha menekan lawan. Pemain tak boleh didikte Madura FC. Kami akan mencoba mencetak gol lebih awal untuk menurunkan mental lawan,” kata Redi.

Laskar Gajah Mada wajib mewaspadai ciri khas permainan pasukan Salahudin. Mantan arsitek Barito Putera ini selalu menerapkan sepak bola menyerang di tim asuhannya.

“Kami akan main normal. Target kami dapat satu poin dari partai ini. Kami akan manfaatkan pertandingan di tempat netral ini semaksimal mungkin,” jelas Salahudin.

PSMP terpaksa melakoni pertandingan di Lapangan Bumimoro, karena Stadion Gajahmada di Mojokerto sedang direnovasi. Mereka rencananya baru bisa main di rumah sendiri pada laga kandang kedua melawan Persiwa Wamena.

loading...