Debut di PSMS Berujung Kekalahan, Ini Kata Djadjang Nurdjaman

PSMS Medan menelan kekalahan dalam lawatan ke markas PSIS Semarang. Sempat unggul lewat gol Muhammad Dimas Drajad, pasukan Ayam Kinantan harus pulang dengan tangan hampa setelah tuan rumah membalikkan skor lewat gol Melcior Leideker dan Ahmad Agung dalam laga Grup B 16 Besar Liga 2 di Stadion Utama Kebondalem, Kendal, Kamis (21/9/2017).

Kekalahan itu jadi bahan catatan pelatih anyar Djadjang Nurdjaman. Mantan juru taktik Persib Bandung itu baru sebatas melakukan observasi dan mencermati permainan Legimin Raharjo dkk. Sepanjang laga, pelatih yang akrab disapa Djanur itu hanya duduk di bench pemain dan berdiskusi dengan asisten pelatih Edy Syahputra yang senantiasa memberi instruksi dari pinggir lapangan.

”Masih ada beberapa posisi yang tidak siap hari ini. Itu jadi bahan catatan saya bersama tim pelatih untuk segera diperbaiki,” ungkap Djanur saat berbincang dengan Bola.com setelah pertandingan.

Djanur menilai strategi yang diinginkan tim pelatih sudah berjalan dengan baik. Hanya saja, faktor konsentrasi pemain yang kurang baik jadi penyebab dua gol yang dicetak PSIS. Ia juga sudah mengantisipasi akan proses bola mati tim tuan rumah yang mematikan. Gol penentu kemenangan PSIS memang berawal dari free kick, Muhammad Ridwan yang menimbulkan kemelut di depan gawang Abdul Rohim.

”Kami sudah antisipasi, namun luput dari konsentrasi pemain.Juga masih banyak kesalahan elementer yang dilakukan para pemain,” ujar dia

Asisten pelatih PSMS, Edy Syahputra juga menyoroti para pemain yang tidak fokus dalam mengawal pemain lawan. Hal tersebut jadi faktor terjadinya gol PSIS. ”Sebenarnya dua gol itu tidak perlu terjadi jika pemain fokus dalam hal bertahan. Apalagi gol kedua dari proses bola mati,” tukasnya.

loading...