Produktif Cetak Gol, PSS Jadi Lawan Terberat Persis Solo di 16 Besar

 Kekalahan 0-2 dari tuan rumah PSCS Cilacap di laga pamungkas babak penyisihan grup memang memupus harapan PSS Sleman untuk meraih kemenangan ke-10 berturut-turut. Namun, kekalahan itu sudah tidak berarti apa-apa bagi anak asuh Freddy Mulli.

Pasalnya, perolehan poin dari tim Super Elja sudah tidak mungkin terkejar oleh tim yang menghuni runner up di klasemen yakni Persibat Batang. Sepanjang babak penyisihan grup, skuat PSS Sleman memang tampil impresif. Mereka mampu mengemas 11 kemenangan dari 14 laga yang dijalani di Grup 3.

Chandra Waskito dkk. hanya menderita dua kekalahan dan sekali seri. Satu kekalahan didapat saat tim tampil dengan pemain cadangan karena sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 2.

PSS Sleman menjadi tim yang paling produktif dalam urusan mencetak gol di Liga 2 bersama Persebaya Surabaya yang memuncaki Grup 5. Kedua tim sama-sama mampu menggelondor 27 gol ke gawang lawan. Namun, dibandingkan Persebaya Surabaya, PSS Sleman lebih unggul dalam menjaga gawangnya tidak kebobolan. Persebaya kebobolan 11 gol, sementara gawang PSS Sleman hanya kebobolan 6 gol. Dua gol di antaranya didapat di partai happy game melawan PSCS Cilacap.

Selama 12 pekan sebelum bertandang ke markas PSCS Cilacap, PSS menjadi satu-satunya tim yang memiliki pertahanan kokoh. Hal ini terbukti dengan hanya 2 gol yang bersarang di gawang mereka. Pemain-pemain seperti Waluyo, Jodi Kustiawan, Hisyam Tolle, dan Zamzani dengan ulet menjaga gawang yang dijaga oleh Syahrul Fadil.

Dirga Lasut yang berposisi sebagai gelandang tengah justru menjadi top score di level klub dan di level Liga 2 dengan 11 gol. Dirga Lasut bersaing dengan striker Kalteng Putra, Rizaldi Bauwo yang sudah mengoleksi 10 gol.

“Saya akui penampilan PSS Sleman memang paling impresif di antara tim lain yang menjadi kontestan Liga 2. Ini karena PSS Sleman merupakan tim yang memiliki persiapan paling matang. Materi pemain mereka juga unggul karena banyak di antara mereka yang pernah berkiprah di Liga 1,” terang Pelatih Persis Solo, Widyantoro, saat ditemui Solopos.com di sela-sela latihan, Kamis (14/9/2017).

Pelatih yang akrab disapa Wiwid itu mengakui materi pemain PSS Sleman berada satu level di atas materi pemain Persis Solo. Tanpa bermaksud mengesampingkan dua tim lain yakni PSPS Pekan Baru dan Cilegon United, Wiwid pun tidak menafikan bila PSS Sleman menjadi lawan paling berat Persis Solo di Grup A babak 16 besar. “Semua lawan kami di Grup A itu berat. Apalagi PSS Sleman. Tapi, kami akan bekerja keras untuk menembus babak 8 besar.” papar Wiwid.

loading...