Hilang Konsentrasi Jadi Alasan Persija Kalah dari Bali United

Persija Jakarta kalah 1-2 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (15/9/2017) malam. Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, menyebut dua gol yang bersarang ke gawang Andritany Ardhiyasa terjadi karena para pemain kehilangan konsentrasi.

Persija harus tertinggal lebih dulu setelah Sylvano Comvalius mencetak gol pada menit ke-11. Berselang tujuh menit kemudian giliran Irfan Bachdim yang menjebol gawang Andritany dengan tandukan.

Macan Kemayoran baru memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62 melalui sundulan Bambang Pamungkas yang baru satu kali mencetak gol di Liga 1 2017.

“Pada babak pertama Bali United bisa mencetak gol cepat dan kami kehilangan konsentrasi. Mereka memiliki kualitas yang bagus di lini depan. Gol kedua pun kami juga hilang konsentrasi,” ujar Stefano Teco.

Datang sebagai tim yang dikenal memiliki pertahanan kuat dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Liga 1, Persija harus pulang tanpa poin. Namun, Stefano Teco menegaskan Persija tetap tim yang bagus dalam bertahan meski kalah dalam pertandingan ini.

“Saya sudah katakan tadi, kami kehilangan konsentrasi pada menit-menit awal ketika mereka mencetak gol. Jadi harus bisa fokus, harus ada konsentrasi yang lebih baik. Saya yakin ke depannya akan bisa lebih baik lagi,” ujar mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya itu.

Kekalahan 1-2 membuat Persija tak beranjak dari posisi keenam klasemen sementara Liga 1 dengan 39 poin. Sementara itu, Bali United yang berhasil meraih tiga poin pun tak beranjak dari posisinya di peringkat kedua dengan 48 poin, terpaut satu poin dari Bhayangkara FC yang berada di puncak klasemen setelah kemenangan 2-1 yang diraih di kandang Semen Padang.