Sejumlah Hal Membuat Sriwijaya FC Terpuruk Musim Ini

Sriwijaya FC menjalani 23 pertandingan, 7 kali kalah, 7 kali imbang dan 9 kali kalah. Posisinya kini berada di 12 klasemen Liga I Indonesia.

Posisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Laskar Wong Kito yang memiliki reputas sebagai tim juara.

Pengamat sepak bola Indrayadi menilai, banyak faktor yang mempengaruhi Sriwijaya FC. Sebab, jika bicara materi pemain seperti tidak kalah dari tim-tim lain.

“Bicara materi pemain rasanya tim SFC tidak kalah dengan tim tim lain. Tapi kalau kita lihat cara main SFC, maka timbul banyak pertanyaan, kenapa main kita tidak menunjukkan kita tim dengan materi hebat,” ujar Indrayadi.

Teranyar, Sriwijaya FC kalah telak 0-2 kala tandang ke kandang Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (10/9/2017). Berikut keroposnya Sriwijaya FC.

1.Celah Besar di Lini Pertahanan

Indrayadi melihat ada celah besar di lini pertahanan, apalagi pelatih Sriwijaya FC beberapa kali terlihat melakukan eksperimen.

“Saya bicara tim, memang secara tim kita lihat lobang besar dipertahanan SFC, sudah berapa kali pelatih coba ekprimen dengan mengonta-gantikan pasangan stoper kita dan memainkan bek kanan kiri yang berganti ganti.”

“Tapi hasilnya tetap tidak maksimal. Intinya SFC butuh skipper (pemimpin) di lini pertahanan.” kata Indra.

2. Butuh Tandem Bek Asing

“Satu saja masalahnya kita harus dapat stopper asing yg berkualitas yang bisa jadi panutan dan bisa jadi komando di barisan belakang. Pemain ini bisa dipasangkan dengan stopper manapun yang dimiliki saat ini,” ujar Indra.

Mantan pelatih kiper Sriwijaya FC ini menilai, SFC sebenarnya memiliki Bobby Satria dan Yanto Basna yang tidak kalah kualitasnya.”Tetapi mereka tetap butuh tandem bek asing yang tangguh,” ujar dia.

3. Lebih Banyak Bermain Individu

Sementara itu, di sektor tengah dan depan hanya butuh merubah gaya permainan biar bermain sebagai sebuah tim karena SFC cenderung menampilkan permainan individu dibandingkan main sebagai tim.

“Itu masalah tim di lapangan tetapi ada masalah organisasi SFC sebagai sebuah tim dengan mengkolaborasi semua unsur yang ada di tim apakah ini sudah berjalan saya kurang tahu,” ungkap dia.

4. Manajemen Harus Solid

“Tetapi tim yang solid harus didukung dengan unsur manajemen yang solid juga memberikan perhatian yang cukup kepada pemain dan seluruh jajarannya,” ucap dia.

Indrayadi menjadi aktor di balik sukses SFC meraih gelar 2011/2012 silam, dengan pelatih kepala Kas Hartadi, asisten Hartono Ruslan dan Keith kayamba.

5. Manfaatkan 11 Sisa pertandingan

Menurut dia, dengan sisa 11 pertandingan lagi, belum terlambat bagi Sriwijaya FC untuk berbenah. Paling penting saat ini selamatkan SFC dari zona degradasi.

“Semua orang yang merasa berkaitan dengan SFC harus memberikan suport yang lebih karena sangat sulit membangkitkan semangat tim ketika tim semakin tengah terpuruk.”

“Saran saya rembukan ulang dan sama-sama berkomitmen ulang lagi untuk SFC,” ujarnya.

loading...