Sriwijaya FC Minta PT LIB Segera Kembalikan Regulasi Pemain U-22

 Sriwijaya FC meminta PT Liga Indonesia Baru mengembalikan regulasi pemain U-22, setelah ajang SEA Games 2017 tuntas. Pelatih Hartono Ruslan berharap regulasi tersebut segera diterapkan kembali pada awal September.

“Karena ini digulirkan untuk pembinaan, maka klub wajib mendukung. Namun harus konsisten dengan apa yang sudah disepakati bersama, jangan di tengah jalan selalu berubah-ubah,” ungkapnya.

Hartono menambahkan, banyak klub termasuk Sriwijaya melakukan kebijakan transfer dengan mempertimbangkan aspek tersebut. Sebagai contoh, SFC menambah dua pemain U22 pada awal putaran kedua, yakni merekrut Ikris Yahmani dan Reza Erlangga untuk menggantikan duo Maldini Pali serta Hendra Sandi Gunawan yang dilepas ke Persiba Balikpapan.

“Jika tidak jadi dipulihkan maka artinya sia-sia saja, walau sebenarnya selain prestasi kami juga fokus ke pembinaan ” tambahnya.

Sementara itu, meski belakangan sudah muncul rumor yang menyebut bahwa regulasi itu akan dihapuskan hingga akhir musim, manajemen SFC menyebut belum menerima pemberitahuan secara resmi dari PSSI ataupun operator kompetisi.

“Sampai Rabu (30/8/2017) siang, belum ada email masuk mengenai hal ini, jadi kami tetap fokus ke surat sebelumnya yang menyebutkan bahwa regulasi akan dipulihkan pada awal September ini,” ujar sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, PSSI melalui PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1, menerapkan kebijakan penghapusan sementara penggunaan pemain U-23 pada periode 3 Juli-30 Agustus 2017.

Keputusan tersebut diambil setelah PSSI mempertimbangkan terkait pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2017 dan Kualifikasi Piala AFC U-23 2018.