Skuad Borneo FC Alami insiden saat Berangkat ke Padang, sang Manajer Dilarikan ke Rumah Sakit

Skuat Borneo FC mendapat musibah serius ketika dalam perjalanan menuju ke Padang, Selasa (29/8/2017) dini hari.

Insiden terjadi saat bus yang ditumpangi Pesut Etam mendadak mengerem di tanjakan Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Balikpapan, Kalimantan Timur.

Media Officer Borneo FC, Brilian Sanjaya menceritakan, saat itu mayoritas para pemain dalam keadaan terlelap tiba-tiba dikejutkan dengan rem mendadak yang dilakukan sopir untuk menghindari genangan air.
“Sopirnya rem mendadak jadi official dan pemain di dalam bus terlempar ke bagian depan. Semuanya kaget karena pas lagi tidur itu,” katanya.

Akibat insiden itu, para pemain dan official mengalami trauma perjalanan. Bahkan Manager Borneo FC, Farid Abubakar sempat mendapat perawatan serius di RSKD.

“Manager Farid terpental ke depan dan kena kaca bus. Ya akhirnya kami bawa ke RSKD. Dia nggak ikut kita ke Padang, kita mau check kondisi dia karena kami tidak ingin terjadi apa-apa kedepannya. Karena bulan lalu dia baru saja selesai operasi jantung, tapi alhamdulillah setelah dilakukan pemeriksaan, kondisinya membaik sekarang, hanya memar dibagian punggung dan pinggang,” ungkapnya.

Tak hanya itu, bek veteran Leonard Tupamahu juga menderita luka di bagian kakinya terkena serpihan kaca. Namun Leo tetap ikut melanjutkan perjalanan ke Padang.

Kondisi bus yang rusak di bagian kaca, membuat Pihaknya menyewa angkot untuk membawa seluruh pemain dan official menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Balikpapan.

Sekitar pukul 16.30 Wita, seluruh pasukan Pesut Etam tiba di Padang dan langsung beristirahat di hotel.