Komisaris Utama PT PBB Setuju Herrie Setyawan Dipertahankan

Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim mengakui Persib Bandung saat ini sedang dalam performa apik selama ditangani caretaker Herrie Heryawan. Zainuri sepakat Maung Bandung tidak harus mendatangkan pelatih anyar.

Sebab, datangnya pelatih anyar dikhawatirkan membuat situasi tim berubah. Tim bisa saja lebih baik. Tapi tetap ada kemungkinan kondisi tim akan menurun dengan datangnya orang baru. “Sekarang ada peningkatan bagus ya. Kalau ada pelatih baru, ya harus menyesuaikan lagi dari nol,” ungkap Zainuri.

Sejumlah petinggi Persib mengakui Herrie Setyawan kembali mengangkat performa Persib dalam beberapa laga terakhir. Atep Rizal dkk kembali ke permainan khasnya, dengan bermain cepat dengan daya serang yang menghibur.

Untuk mengatasinya, Persib kemungkinan akan memakai pola seperti yang pernah dilakukan di Piala AFC. Saat itu, Persib mendapuk Emral Abus sebagai pelatih kepala. Sementara Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman berubah status menjadi asisten pelatih karena saat itu lisensinya masih B AFC.

Di sisi lain, kendali tim tetap berada di tangan Djanur. Artinya, posisi pelatih kepala hanya sebatas formalitas agar tidak melanggar regulasi.

Di Liga 1 2017 Persib diberikan waktu hingga akhir Agustus. Dengan begitu, di awal September Persib harus sudah memiliki pelatih kepala berlisensi A FC. Berstatus sebagai ‘pelatih boneka’ atau pelatih kepala yang sesungguhnya, hal itu wajib dipenuhi Persib.

Zainuri mengatakan, tidak mudah mencari sosok pelatih yang pas menangani Persib. Apalagi saat tim berada dalam situasi positif seperti saat ini.

“Kami harus mencari pelatih yang bisa dipadukan sama Pak Herrie. Itu yang enggak gampang. Apalagi sekarang kan kompetisi lagi berjalan, kalau kami mau mencari, siapa (pelatih yang bisa diambil), orang semua dipakai klub,” bebernya.

Akhir Agustus ini, rencananya Persib akan mengumumkan siapa sosok pelatih kepala yang akan menangani tim.