PSIM Gugup Tampil di Depan Ribuan Bonek

Gelandang PSIM Yogyakarta, Andi Dwi Kurniawan mengungkap penyebab kekalahan timnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Laskar Mataram harus menyerah kepada Persebaya dengan skor tipis 2-1, Rabu (16/8) malam.

Menurut Andi, salah satu penyebab timnya bisa kalah karena ia dan rekannya kaget dengan tekanan yang dilakukan oleh Persebaya. Bahkan para pemain PSIM Yogyakarta tidak berani untuk menguasai bola sehingga bola lebih dikuasai tuan rumah.

“Babak pertama agak sedikit kaget dengan pressing ketat dan keras dari Persebaya dan pemain PSIM di awal-awal tidak berani menguasai bola sehingga bola banyak hilang dan mengakibatkan serangan menjadi buntu,” ungkap Andi.

Selain karena kaget dengan gaya permainan yang disajikan tuan rumah, para punggawa Laskar Mataram juga nervous bermain di depan puluhan ribu Bonek. Sehingga strategi pelatih tidak bisa berjalan dengan maksimal.

“Sebenarnya apa yang dilatih selama ini oleh asisten pelatih menghadapi Persebaya skemanya sudah jalan. Tapi anak anak begitu di lapangan kayak grogi dengan dukungan ribuan suporter Persebaya,” imbuh Andi.

“Jadi mungkin mereka agak nervous, jadinya apa yang selama ini dilatih untuk menghadapi skema permainan persebaya jadi hilang,” tegasnya. (top/asa)

loading...