agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

PSIS Semarang Imbang, Persipon Pontianak Buka Asa

by in Liga 2 // 0 Comments

PSIS Semarang gagal memperlebar jarak dengan Persis Solo setelah bermain imbang 1-1 melawan PSIR Rembang di Stadion Jatidiri, Sabtu (12/8) sore WIB, dalam lanjutan Grup 4 Liga 2. Sementara kemenangan 1-0 atas PPSM Magelang membuka asa Persipon Pontianak bertahan di kompetisi kasta kedua ini.

Bagi PSIS, hasil imbang melawan PSIR membuat mereka mengumpulkan nilai 26, unggul tiga poin dari Persis. Sedangkan PSIR tetap berada di peringkat tiga dengan nilai 22. Hari Nur sempat membawa PSIS unggul lebih dulu ketika laga berjalan tiga menit. Namun gol Rudy Santoso membuyarkan keunggulan PSIS lima menit sebelum laga usai.

“Keasyikan menyerang, PSIR mencetak gol melalui counter-attack. Sangat disayangkan. Beberapa peluang emas juga gagal jadi gol,” kata pelatih PSIS Subangkit.

Sedangkan kans Persipon bertahan di Liga 2 terbuka setelah mereka kini mengoleksi nilai tujuh. Mereka sudah tak mungkin mengejar PSIR, namun berpeluang menggusur Sragen United, PPSM, dan Persipur Purwodadi. Gol tunggal kemenangan Persipon dicetak pemain pengganti Felix Fortunata di menit ke-75.

Dari Grup 4, hanya Persiba Bantul yang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 3. Persipon wajib memenangi tiga laga sisa sambil berharap para pesaingnya mendapat hasil buruk demi merebut tiket ke babak play-off.

Sementara itu, keputusan komisi banding (Komding) PSSI membuat penggawa Persis semangat menghadapi duel melawan Persipur Purwodadi. Asisten pelatih Persis Albert Rudiana mengatakan, pemain tidak sabar untuk berlaga.

“Tadi pagi seluruh skuat sujud syukur di mes. Kami menyatakan siap kembali bertempur. Tim pelatih juga mengingatkan anak-anak untuk tidak meremehkan lawan,” tegas Albert.

“Tim pelatih menyiapkan Bakori, Dedi Cahyono, dan Agung Supriyanto untuk menunjang lini serang. Agung apakah langsung diduetkan dengan Tri Handoko atau Rudiyana, kami menunggu kesiapan pemain pada hari H laga.”

Di lain kubu, asisten pelatih Persipura M Gani memuji kekuatan Persis yang merata di semua lini, serta tidak ada perbedaan antara tim inti dan cadangan. Kendati demikian, mereka tidak mau menyerah begitu saja.

“Target kami di Solo hanya mendapat satu angka, itu sudah bagus. Satu pemain kami absen, Wahyu Hendra, posisi stoper, karena akumulasi kartu. Untuk mendapat poin di Solo, kami harus kerja ekstrakeras,” ucap Gani. (gk-18)

loading...
[X] close