Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Nilai Kontrak Stefano Lilipaly Bukan Yang Tertinggi Di Bali United

by in Liga 1 // 0 Comments

Bali United telah resmi memperkenalkan Stefano Lilipaly sebagai pemain anyar mereka untuk putaran kedua Liga 1 2017 di Kuta, Bali, Minggu (13/8) siang. Pada kesempatan itu, CEO Bali United Yabes Tanuri mengungkapkan pemain timnas Indonesia di Piala AFF 2016 itu diikat klubnya dengan durasi 3,5 tahun.

Selain itu, Yabes juga membeberkan kisaran nilai transfer dari pemain yang akrab disapa Fano itu. Seperti diketahui, Bali United harus membayar uang transfer ke klub Fano sebelumnya SC Cambuur, lantaran dia masih terikat kontrak dengan klub asal Belanda tersebut.

“Kalau selama ini nilai transfer tertinggi kami mencapai Rp500 juta, nilai transfer kami dengan Stefano Lilipaly melebihi itu. Sementara ini, Lilipaly rekor transfer tertinggi kami,” kata Yabes.

Namun begitu, Yabes enggan mengungkapkan nilai kontrak eks penggawa Persija Jakarta itu. Cuma dia memastikan nilai kontrak Fano bukan yang tertinggi di tim Serdadu Tridatu.

“Nanti kalau perusahaan ini sudah terbuka bisa kami umumkan. Sementara ini sudah menjadi komitmennya kami untuk tak membeberkan nilai kontrak para pemain. Yang pasti, (nilai kontrak Lilipaly) bukan yang tertinggi, bukan pula yang terendah,” jelasnya.

Yabes berharap, dengan bergabungnya Fano dapat menambah daya juang tim di lapangan. Tak hanya itu, dia pun berharap kedatangan eks penggawa Consadole Sapporo itu dapat menguntungkan timnya dari aspek bisnis.

Di sisi lain, Fano mengungkapkan dua pemain Bali United yang ikut berperan penting dalam keputusannya untuk bergabung dengan klub asal Bali itu. Dua pemain itu adalah marquee player Nick van der Velden dan Irfan Bachdim.

“Saya banyak masukan dari mereka berdua sebelum pada akhirnya memutuskan bergabung dengan Bali United,” cerita Fano.

“Setelah Piala AFF, keinginan saya bermain di Indonesia semakin kuat. Itu yang membuat saya bermain di sini,” tambahnya.

Di samping itu, gelandang berusia 27 tahun itu juga membeberkan alasannya memilih nomor punggung 87 di Bali United. “8 adalah nomor saya, sementara 7 adalah tanggal kelahiran anak saya. Saya ingin membawa Bali United meraih trofi pertamanya,” jelasnya.

Di lain pihak, pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menuturkan dirinya masih belum ingin menjadikan Fano sebagai starter pada laga melawan Madura United, malam ini. Mengingat, Fano baru saja tiba hari ini dengan menempuh perjalanan jauh dari Belanda. Dia pun ingin melihat kondisi terkini dari Fano sebelum memberikan kesempatan bermain kepada eks pemain FC Utrecht itu.

Namun Widodo mengakui kehadiran Fano semakin menambah kekuatan timnya untuk menghadapi putaran kedua Liga 1. “Ada beberapa bintang di tim ini, jadi itu tentu saja akan semakin meningkatkan kepercayaan diri,” ujar Widodo.(gk-67)

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*