Bali United Vs Madura United: Euforia Stefano Lilipaly

Madura United tak bisa tenang di puncak klasemen Liga 1 2017. Setiap saat posisi mereka rawan geser. Persaingan papan atas kompetisi kasta elite Tanah Air amat rapat. Hasil akhir bentrok Bali United kontra Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (13/8/2017) bisa merubah komposisi klasemen.

Bali United, yang kini berada di posisi lima dengan koleksi 32 poin dari 18 pertandingan bisa menyosok ke posisi dua atau tiga besar jika bisa menggasak Madura United.

Kubu tamu yang saat ini mendulang 35 poin kudu waspada. Jika gagal meraih poin mereka bisa disodok Persipura Jayapura yang hanya kalah satu angka saja.

Jangan heran jika pelatih MU, Gomes de Oliveira, mewanti-wanti anak-asuhnya untuk memasang keseriusan tingkat tinggi saat berduel melawan Bali United.

“Hasil imbang tak menguntungkan bagi kami. Suka atau tidak suka kami harus memburu kemenangan jika ingin tetap bertahan di puncak klasemen,” kata pelatih asal Brasil tersebut.

Dalam pertandingan ini Madura United kehilangan mesin gol, Peter Odemwingie yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Gomes amat berharap bomber baru, Thiago Furtuoso, bisa cepat adaptasi.

Thiago pemain yang baru saja direkrut MU dari Bhayangkara FC. Di klub lamanya striker asal Negeri Samba tersebut cukup produktif dengan sumbangsih tujuh gol.

Kombinasinya dengan Greg Nwokolo diharapkan tetap membuat lini depan MU tajam. “Saya percaya Thiago bisa adaptasi cepat. Ia tipikal pemain petarung. Kami butuh pemain yang agresif untuk membongkar pertahanan Bali United,” kata Gomes.

Kubu Bali United tengah dilanda euforia. Manajemen Laskar Tridatu baru saja merampungkan proses transfer, Stefano Lilipaly. Gelandang serang naturalisasi berdarah Belanda itu digaet dari klub Negeri Kincir Angin, SC Cambuur.

Stefano kemungkinan belum bermain saat duel melawan Madura United, karena administrasi kepindahannya belum rampung 100 persen. Namun, kabar kedatangannya membuat kepercayaan diri Bali United kian meninggi.

Aroma Belanda

Stefano Lilipaly bakal jadi pemain yang membuat lini serang Bali United kian ganas. Ia bisa diplot sebagai gelandang serang atau winger. Lilipaly yang jebolan Akademi Utrecht FC dikenal sebagai pemain serbabisa. Ia bermain sama bagus sebagai gelandang serang, gelandang sayap, penyerang sayap, atau bek sayap.

Widodo Cahyono Putro, pelatih Bali United, mengaku amat senang skuatnya mendapat injeksi Stefano Lilipaly. “Ia pemain bagus, kualitasnya tak perlu diragukan. Saya sebagai pelatih lebih leluasa menggeber rotasi karena kedalaman skuat cukup mumpuni,” ujar Widodo.

Bali United kini kian kental aroma Belanda. Sebelumnya mereka punya pemain-pemain yang matang jam terbang di kompetisi negara tersebut. Sebut saja penyerang blasteran Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim, N. van der Velden (gelandang tengah), serta Sylvano Comvalius (penyerang).

Sylvano saat ini jadi pemain paling moncer dengan lesakan 14 gol. Ia bakal jadi ancaman bagi lini belakang Madura United.

“Setelah kalah 1-3 di kandang Persipura Jayapura, kami berharap bisa melakukan revans di Gianyar. Tambahan poin maksimal akan membuat kami tetap bisa menjaga jarak dengan pesaing di jajaran papan atas,” ujar Widodo Cahyono Putro, nakhoda Bali United yang dikenal doyan bermain ofensif.

Komposisi Pemain

Prakiraan Susunan Pemain:

Bali United (4-3-3): Wawan Hendrawan (Kiper); Agus Nova, Ahn Byung Keon, Dias Angga Putra, I Made Andhika Pradana Wijaya (Belakang); Fadil Sausu, Taufiq, Marcos Flores; Steven Imbiri, Irfan Bachdim, Sylvano Comvalius (Depan)

Pelatih: Widodo Cahyono Putro

Madura United (4-3-3): Hery Prasetyo (Kiper); Rendi Siregar, Andik Redika Rama, Fachruddin Wahyudi, Munhar (Belakang); Asep Berlian, Cameron Watson, Slamet Nurcahyono (Tengah); Bayu Gatra, Greg Nwokolo, Thiago Furtuoso (Depan)

Pelatih: Gomes de Oliveira

loading...