agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Liga 2: Pelatih PSIM Tinggalkan Tim demi Lisensi AFC

by in Liga 2 // 0 Comments

 PSIM Yogyakarta ditinggal sang pelatih, Erwan Hendarwanto dalam beberapa waktu. Erwan dijadwalkan akan mengikuti kursus lisensi pelatih C AFC di Depok, Jawa Barat, 11-25 Agustus 2017.

Setidaknya Erwan akan absen sementara pada empat laga yang dimulai pada 16 Agustus 2017 saat PSIM melawat ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo.

Manajer PSIM, Agung Damar Kusumandaru, menjelaskan keikutsertaan Erwan menjalani kursus lisensi pelatih demi karier masa depan. Untuk itu, pihaknya tidak akan menghalangi karier pelatih berusia 40 tahun itu.

“Erwan akan mengikuti kursus pelatih lisensi C AFC. Untuk sementara, tim akan didampingi asisten pelatih, ada Ananto dan Didik Wisnu. Meski tidak didampingi pelatih kepala, saya rasa tetap bisa dikoordinasikan dengan tim pelatih yang ada. Apalagi selama ini koordinasi asisten pelatih juga cukup baik, sehingga tak ada masalah,” kata Agung Damar.

Agung menambahkan, keikutsertaan Erwan dalam kursus lisensi pelatih AFC tersebut juga nantinya memberikan andil bagi skuad Laskar Mataram di musim depan. Apalagi selama ini prestasi Erwan bersama PSIM Yogyakarta cukup baik.

“Untuk itu, Erwan ikut kursus lisensi tetap mendapat dukungan dari manajemen. Toh selama ini Erwan memberikan peran yang cukup baik di PSIM, serta bisa untuk jangka panjang,” tegas dia.

Sementara Erwan berharap anak asuhnya tidak mengendurkan motivasi bertanding. Terlebih meski peluang lolos 16 besar mengecil, namun target realistis masih bisa tercapai Laskar Mataram dengan mengincar posisi play-off untuk dapat bertahan di Liga 2.

“Saya yakin dengan kemampuan tim pelatih di PSIM, mulai dari para asisten sepertii Ananto, Didik Wisnu hingga Pak Bagyo Irianto. Terlebih dengan posisi PSIM yang saat ini berada di zona play-off untuk bertahan di Liga 2. Dengan sisa pertandingan yang ada, harus bisa dimaksimalkan meraih hasil maksimal. Jadi motivasi tetap harus terjaga,” ungkap Erwan.

loading...
[X] close