TopSkor Indonesia U-14 Bertekad Ukir Prestasi Di Gothia Cup 2017

Tim sepakbola usia muda TopSkor Indonesia (TSI) U-14 menegaskan kesiapan mereka untuk berpartisipasi pada turnamen internasional bertajuk Gothia Cup 2017 di Shenyang, Tiongkok, pada 13-19 Agustus 2017. Ada 19 pemain yang terpilih untuk memperkuat TSI di ajang tersebut.

Para pemain yang memperkuat TSI adalah kumpulan pemain terpilih dari Liga Topskor U-13 2017 yang digelar di tujuh kota, yakni Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Yogyakarta, Malang, dan Palu.

Mereka pun secara resmi dilepas PSSI di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Selasa (8/8). Hadir dalam acara pelepasan itu wakil ketua umum PSSI Joko Driyono, sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, serta direktur teknik PSSI Danurwindo.

Menurut Tisha, keikutsertaan TSI di Gothia Cup menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan usia muda di Indonesia tetap terjaga. Mengingat, para pemain yang terpilih merupakan dari hasil kompetisi usia muda, meski yang menggelar adalah pihak swasta.

“Kita lihat saat ini geliat pembinaan sepakbola usia muda semakin banyak dan terjaga. Jangan pernah khawatir soal sepakbola usia muda di Indonesia. Insya Allah dengan niat baik kami di PSSI akan bekerja untuk meyakinkan agar sepakbola kita sampai ke pentas dunia,” kata Tisha.

“PSSI serius untuk mengembangkan grassroot dan sepakbola usia muda. Saat ini kami mempunyai kompetisi Piala Suratin U-17, nantinya juga kami akan gelar untuk U-15. Yang jelas kami juga merangkul member PSSI atau pihak-pihak manapun untuk memberdayakan pembinaan usia muda,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina TSI Yusuf Kurniawan berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak untuk timnya tersebut. “Tim TSI sengaja kami buat sebagai sarana kompetisi bagi pemain muda untuk terus berkembang. Kami ingin memproduksi pemain-pemain berkualitas dari kompetisi,” ucap Yusuf, yang juga menjadi direktur kompetisi Liga TopSkor U-13.

Di sisi lain, TSI tak hanya ingin sekadar berpartisipasi pada ajang ini. Mereka ingin memperbaiki prestasi yang sebelumnya diraih pada tahun lalu di event yang sama. Pada 2016 yang dilaksanakan di Swedia, TSI berhasil menjadi runner-up.

“Tekad kami sudah bulat yakni mengharumkan nama bangsa. Kami ingin menjadi tim pertama dari Indonesia yang meraih gelar juara Gothia Cup Tiongkok,” kata Deris Herdiansyah, pelatih TSI.

Pada ajang tersebut, TSI tergabung di grup 2 kategori U-14. Di grup itu, mereka akan menghadapi tiga tim asal Tiongkok, yaitu Luojia Boys, Shenyang Sport, dan Kuli FC, serta wakil Pakistan Muslim Hands FC.

Jika berhasil menjadi juara grup atau runner-up, TSI akan tampil di babak play-off A. Sebaliknya, jika hanya menduduki peringkat ketiga dan seterusnya, mereka akan tampil di play-off B.

Berikut 19 pemain TSI untuk Gothia Cup Tiongkok 2017:

Kiper
Dimas Maulana, SSB Mandiri SS
Adrian Putra Handoko, SSB JFA

Belakang
Faris Abdul, SSB Cibinong Putra
Tedi Supriyadi, SSB YRMD
Ilham Akbarsyah, SSB YRMD
Erza Bristha, SSB Bina Taruna
Aji Fajri, SSB Matador Mekarsari

Tengah
Rizky P Ginting, SSB YRMD
M Pandu, SSB YRMD
Jovanni Renaldi, SSB Asiop Apacinti
Frederick Rohn, SSB Asiop Apacinti
Ghaftan Hisyam, SSB Persigawa
Amara Aditya, SSB JFA

Depan
Nestor Agung P, SSB JFA
Hadena L, SSB JFA
Surya Darma P, SSB Salfas Soccer
Dagustan, SSB Bina Sentra Cirebon
Nadhief Girasta K, SSB Asiop Apacinti
Gani Akbar, SSB YRMD

loading...