Menpora Sebut Nonton Di SUGBK Akan Seperti Ke Bioskop

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, melakukan pemantauan langsung pengerjaan renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (8/8). Ia pun takjub dengan penampilan stadion baru tersebut.

Rasa kagum Imam terjadi karena waktu renovasi yang diperkirakan lebih cepat. Saat ini proses pengerjaan stadion sudah mencapai 82 persen. Padahal target awal pada Agustus hanya 78 persen.

Selain itu, politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyatakan fasilitas yang di SUGBK dibuat sangat berbeda dari sebelumnya. Mulai dari kursi yang dibuat single seat dengan warna merah dan putih, lalu solar panel, hingga lampu yang memiliki pencahayaan lebih terang.

“Menurut saya paling oke itu pertama lampu, soundsyatem, kursi, dan akses untuk atlet disabilitas, kemudian solar panel. Nah ini yang membuat di masa mendatang akan ada efisiensi karena selama ini kita energi listrik, sekarang kita akan manfaatkan dari solar panel,” kata Imam.

“Kemudian yang paling penting adalah Asian Games, perhelatan olahraga, itu pasti akan memberikan legacy. Kita akan punya legacy yang juga luar biasa secara teknologi. Kita bisa beradaptasi dengan stadion-stadion di belahan bumi yang lain. Saya kira itu,” ia menambahkan.

Selain itu, Imam manyatakan nantinya para penonton yang hadir ke SUGBK tida bisa sembarangan lagi duduk. Sebab, akan nomor yang tertera saat membeli tiket masuk ke stadion.

“Kapasitas kursi dulunya 90 ribu, sekarang dikurangi menjadi 76.187. Kenapa? Karena harus menyesuaikan untuk difabel, dan sekarang lebih modern lagi,” ujarnya.

“Harapan kita mendatang, kursi sudah ada nomornya. Seperti kita nonton bioskop. Jadi suporter bola nanti masuk ke SUGBK sudah sesuai dengan karcis,” imbuhnya.

loading...