Liga 1 U-19: Persib Tak Puas meski Tekuk PS TNI

 Persib Bandung U-19 berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan PS TNI U-19 dengan skor 1-0 pada laga kelima babak penyisihan Grup 1 Liga 1 U-19 2017 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/8/2017).

Sejak peluit dibunyikan, Persib tampil menyerang dan langsung menciptakan peluang. Sayang sepakan keras yang dilakukan Wildan usai memanfaatkan crossing dari sisi kanan masih dapat dengan muda ditangkap kiper PS TNI.

Persib melakukan perubahan dengan memasukan, Beckham Putra, pada menit ke-22. Keberadaan adik dari pemain tim utama Persib, Gian Zola Nasrulloh, membuat tim asuhan Budiman lebih baik dalam melakukan serangan. Hal itu dibuktikkan melalui peluang yang didapat Asep Saepul, namun tembakannya membentur tiang kanan gawang lawan.

Memasuki babak kedua, Persib baru mendapatkan peluang pada menit ke-56. Sambaran Reno usai menerima umpan silang dari Jeni menyamping di sisi gawang PS TNI. Setelah itu saling jual beli serangan terjadi, namun ketatnya pertahanan kedua tim membuat belum ada satu pun gol yang tercipta.

Kebuntuan Persib akhirnya terpecahkan pada menit ke-90. Sundulan Ceceng Ahmad Zakaria berhasil merobek jala gawang PS TNI setelah memanfaatkan umpan silang dari Asep Saepul. Skor berubah 1-0 untuk Persib.

Insiden pun terjadi usai Persib mencetak gol. Salah satu pemainnya Bechkam Putra mendapatkan pukulan dari pemain PS TNI yang berada di bangku cadangan lantaran melakukan selebrasi di dekat bench pemain PS TNI.

Tak terima, para pemain hingga ofisial Persib mendatangi bench PS TNI. Namun akhirnya keduanya bisa dilerai hingga pertandingan dilanjutkan.

Tiga menit waktu tambahan yang diberikan skor 1-0 tidak berubah. Persib U-19 berhasil mengamankan tiga poin sekaligus memantapkan posisinya di puncak klasemen sementara grup 1 Liga 1 U-19 2017. Sementara PS TNI tetap berada di paling buncit dengan perolehan dua poin.

Seusai pertandingan, Budiman mengaku bersyukur dengan kemenangan yang diraih anak asuhnya. “Kami menang tapi saya kurang puas dengan permainan anak-anak karena kualitas bermainnya berada di bawah. Itu bukan permainan sebenarnya seperti yang pernah terjadi di Palembang, Padang atau Stadion Patriot. Tadi anak-anak sedikit agak beban,” ucap Budiman.

Beban itu, dikatakan Budiman kemungkinan karena para pemainnya dituntut untuk menang. “Dengan waktu yang dimiliki saya akan perbaiki segala kekurangan seperti bermain terlalu terburu-buru dan finishing yang tidak akurat. Mudah-mudahan kami bisa jauh lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, pelatih PS TNI U-19 Simon Toselli mengatakan bahwa kekalahan ini karena timnya telat panas. Terbukti dalam 22 menit babak pertama tim besutannya kerap dibombardir lawan. “Persib adalah salah satu tim yang memiliki permainan bagus. Kelengahan akan kami perbaiki, sistem permainan juga supaya dapat kontrol bola yang bagus,” ucap Simon.

loading...