Arema Akan Tarik Satu Legenda Lagi ke Tim Pelatih

Manajemen Arema FC ingin mempertahankan konsep Pandawa Lima legenda Singo Edan di kursi tim pelatih. Satu posisi kini kosong setelah Aji Santoso mengundurkan diri.

”Untuk putaran pertama di Liga 1 konsep Pandawa Lima memang gagal. Tapi jika dilihat secara keseluruhan sejak pra musim cukup bagus. Karena ada dua trofi Piala Bhayangkara dan Piala Presiden yang diraih. Jadi ada rencana untuk menarik satu pelatih lagi dari legenda tim kedepannya,” kata Ganeral Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Namun seperti biasa, Arema masih enggan menyebut identitasnya. Yang jelas posisinya akan dijadikan asisten pelatih karena pelatih kepala sudah diisi oleh Joko ‘Getuk’ Susilo.

”Ada pelatih yang kami dekati. Tapi sekarang dia masih pegang klub,” jawabnya.

Jika melihat dari sinyal yang diberikan manajemen, jawabannya mengerucut pada beberapa nama, seperti Agus Yuwono yang kini menangani Perseru Serui dan Siswantoro Liga 2 bersama Persekam Metro FC. Jika melihat dua kandidat itu, Siswantoro yang berpeluang besar ditarik.

Agus Yuwono saat ini masih di Perseru dan akan jadi pelatih kepala karena lisensinya sudah A AFC. Sementara Siswantoro masih C AFC dan setara dengan para asisten pelatih Arema lainnya.

Siswantoro cukup dekat dengan Arema karena memang Persekam Metro FC juga berkandang di Stadion Kanjuruhan. Setiap pramusim, tim yang dilatihnya seringkali jadi lawan tanding Arema.

Siswantoro juga beberapa kali mengorbitkan pemain muda asli Malang seperti Dedik Setiawan dan Andrianto. Tapi khusus Andrianto kini ditarik kembali ke Persekam karena mulai tidak mendapatkan tempat di Singo Edan.

Diprediksi, Siswantoro bakal gabung Arema pada pertengahan putaran Liga 1 karena saat ini kompetisi Liga 2 masih menyisakan empat pertandingan lagi.