Wasit Premier League Gembleng Korps Baju Hitam Indonesia

 Sebanyak 60 wasit Indonesia ikut pembekalan bersama juru adil lapangan asal Premier League  Graham Laws dan Clive Oliver di Jakarta. Setelah mendapat kursus pembekalan 24-30 Juli 2017, para wasit peserta diuji memimpin langsung pertandingan di lapangan International Sport Club of Indonesia (ISCI), Tangerang, Sabtu (30/7/2017).

Dari 60 wasit peserta pembekalan tersebut, empat di antaranya merupakan wasit perempuan. Selain itu, ada pula Thoriq Alkatiri, wasit profesional asal Jawa Barat, yang telah mengantongi lisensi AFC pada 2014 lalu.

Kegiatan pembekalan yang didukung British Council -Premier Skills- bertujuan untuk mengasah dan menelurkan wasit profesional Indonesia. Maka, kegiatan pembekalan wasit diawasi langsung Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Sakhyan Asmara.

Selama kegiatan pembekalan, wasit peserta Premiere Skills diminta memimpin pertandingan. Selama mereka memimpin laga, dua wasit Premier League mencatat kekurangan dari para juru adil di lapangan.

“Wasit yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan kesempatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mereka sendiri sebagai wasit. Tidak hanya ketegasan, mereka juga diasah untuk memiliki jiwa kepemimpinan dalam laga,” kata Laws, wasit pelatih yang bertanggung jawab atas Panel Pemilihan Wasit di Premier League.

Salah satu wasit peserta pembekalan, Adelia mengaku gembira berkesempatan mendapat pembekalan langsung dari wasit di Premier League. Dia berharap dapat menjadi wasit perempuan yang memimpin pertandingan profesioanl di level nasional bahkan internasional.

“Saya bersyukur, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kursus kepelatihan wasit ini. Saya berharap membawa bekal bermanfaat di masa depan sebagai wasit wanita di Indonesia,” kata Adel.