Persebaya Harap Komdis Beri Sanksi Kiper Martapura FC

 Terlepas dari dua gol yang bersarang ke gawangnya, kiper Martapura FC, Ali Budi Raharjo bermain cukup baik ketika menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (27/7) lalu. Sayang, aksinya di lapangan ternoda oleh perilaku yang tidak pantas.

Penonton yang hadir di stadion sempat kagum melihat aksi Ali Budi membendung empat peluang Persebaya dalam kurun waktu kurang dari 10 detik. Namun, kekaguman itu luntur dengan aksi tidak sportif Ali Budi kala menginjak paha kanan striker Rishadi Fauzi.

Ali Budi semakin membuat publik marah dengan aksi koboinya setelah laga usai. Ia melepar botol air mineral ke arah penonton di tribune VIP. Bukan hanya itu, dia melakukan serangan membabi buta ke salah satu official Persebaya.

Aksi tak pantas Ali Budi itu terekam kamera ponsel penonton dan menjadi viral di dunia maya. Kubu Persebaya berharap Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi untuk penjaga gawang berusia 24 tahun itu.

“Kalau kiper Martapura FC tak mendapat hukuman apapun, itu ajaib sekali. Karena dia melakukan banyak hal. Dia melakukan aksi provokasi, melakukan pelemparan, dia menendang dan memukul official,” ucap Manajer Persebaya Chairul Basalamah kepada¬†JawaPos.com, Senin (31/7) siang.

Chairul menganggap Ali Budi cukup beruntung karena ia tak dilaporkan ke polisi oleh korban tendangan kung fu-nya tersebut. “Sudah berbaik hati kalau orang (official) yang kemarin dipukul tidak lapor ke polisi. Dia (kiper Martapura) juga beruntung pulang dengan selamat,” imbuhnya.