Advertisement





 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Kemenpora Kucurkan Rp 8 Miliar untuk Liga Santri Nusantara 2017

by in Sepakbola Amatir // 0 Comments

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) ragu untuk mengucurkan anggaran Rp 8 miliar untuk pelaksanaan Liga Santri Nusantara 2017.

Menpora Imam Nahrawi menegaskan, hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menjadikan santri tak hanya ahli dalam ilmu agama tetapi juga bisa mengembangkan potensi dan cita-cita dalam dunia olahraga.

Liga Santri Nusantara 2017 diluncurkan oleh Kemenpora dan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) pada Kamis (27/7/2017) malam. Peluncuran tersebut digelar di Kantor Pusat PBNU di Jakarta.

Dalam kesempatan itu hadir Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Sirodj. Selain itu juga hadir inisiator kompetisi, Muhaimin Iskandar, dan juga Direktur Teknik PSSI, Danurwindo.

Dalam penyelenggaraan Liga Santri Nusantara 2017, Kemenpora menggelontorkan anggaran sebesar Rp 8 miliar. Jumlah tersebut dirasa tidak terlalu banyak oleh Imam Nahrawi yang merasa pelaksanaan kompetisi yang akan mulai dari level kabupaten dan kota di seluruh Indonesia ini akan berlanjut ke seri provinsi dan berakhir di seri nasional.

“Saya melihat hal ini sebagai tanggung jawab pemerintah untuk menjadikan santri tak hanya ahli dalam ilmu agama, tapi lebih dari itu. Potensi dan cita-cita mereka benar-benar terwadahi,” ujar Imam Nahrawi.

“Kami melihat Liga Santri Nusantara sebagai proram yang berpotensi besar untuk mencetak bibit unggul pesepak bola profesional Indonesia. dalam gelaran 2015 dan 2016, Liga Santri Nusantara menghasilkan tiga pemain yang sempat dipanggil oleh Indra Sjafri untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19.”

“Ini prestasi yang membanggakan dari santri yang menunjukkan nilai-nilai sportivitas dan kerja sama untuk mengangkat semangat persatuan. Dengan slogan Dari Pesantren untuk NKRI ini diharapkan bisa memperkuat rajutan dan keutuhan bangsa melalui sepak bola,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Sirodj, menambahkan, “Pesantren sebagai tempat menuntut ilmu yang kemudian berkembang menjadi agen perubahan sosial. tentu itu termasuk di bidang olahraga dan dalam hal ini sepak bola seperti pelaksanaan LSN ini.”

Setelah peluncuran yang dilakukan oleh Kemenpora dan PBNU, Liga Santri Nusantara 2017 akan memulai kick-off pada 9 Agustus 2017 di Pinrang, Sulawesi Selatan. Rencananya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, akan hadir dalam laga perdana itu. Sementara untuk laga puncak akan digelar di Bandung pada akhir Oktober 2017 dan rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

loading...