Liga 2: Persinga Ngawi Ditahan Imbang 1-1 oleh PSBI Blitar

Laskar Ketongo (Persinga) Ngawi gagal memenuhi target untuk meraih 3 poin, pada laga kandang putaran ke dua kompetisi Liga 2 grup 5. Slamet Larso Hariadi dan kawan-kawan hanya berhasil meraih 1 poin, setelah ditahan imbang 1-1 oleh tamunya PSBI Blitar, di stadion Ketonggo, Ngawi, Sabtu sore.

Tuan rumah Persinga sejak menit awal babak pertama menguasi jalanya pertandingan. Babak pertama memiliki beberapa peluang namun gagal dikonversi menjadi gol.

Diantaranya menit ke 14 tendangan bebas Rosad Setiawan dan menit ke 35 tendangan M Zamnur dari luar kotak 16, namun masih dapat ditepis penjaga gawang PSBI, Fahmi Idris. Hingga turun minum kedudukan masih 0-0.

Babak kedua, kembali Persinga menguasi permainan, namun masih sulit menembus ketatnya pertahanan PSBI Blitar. Sebaliknya tim tamu dapat menjebol gawang Persinga terlebih dahulu melalui serangan balik menit ke 59. Tendangan keras Ismail Sholeh tidak dapat dibendeng kiper Persinga Bagus Prasetyo.

Namun kedudukan 0-1 untuk PSBI hanya bertahan 1 menit, karena Persinga dengan cepat, menit ke 61 mampu membalas gol melalui tendangan pinalti, setelah M Fatkhur Rosi dilanggar di kotak 16.

Striker Persinga Slamet Larso Hariadi yang menjadi eksekutor mampu mengecoh kiper PSBI Fahmi Idris, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Pada sisa waktu 30 menit akhir Persinga terus mengurung pertahanan PSBI, namun kedudukan 1-1 tidak berubah hingga wasit Nur Chamid dari Demak membunyikan peluit panjang tanda akhir pertandingan.

Pelatih Persinga Ngawi M. Hasan mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

“Secara permainan anak-anak sudah dapat menjalankan instruksi, bermain cepat dan menyerang, tetapi peluang yang dimiliki kurang efektif,” ungkap M Hasan, Sabtu, 22/7/2017.

Sementara itu pelatih PSBI Blitar Fery Taufiq Budiman menyatakan, meski secara permainan belum sesaui harapan, 1 poin di laga tandang harus disyukuri .

“Saya bersyukur bisa meriah 1 poin dan ini menjadi modal anak-anak, meningkatkan mental mereka untuk menghadapi laga kandang nanti,” tegas Fery Taufq Budiman.

Pada pertandingan yang disaksikan ribuan Pastimania, wasit Nur Chamid mengeluarkan 7 kartu kuning, 4 untuk pemain PSBI Blitar dan 3 untuk pemain Persinga Ngawi. (Reno S/AKS)