Persedikab 3-0 Lamongan FC – Bledug Kelud Ngamuk

Pecah telur. Istilah yang pas disematkan pada Persedikab setelah berhasil mengalahkan tamunya, Lamongan FC (19/7). Persoalan kebuntuan dalam memetik kemenangan, akhirnya, berhasil dijawab Persedikab. Kemarin sore pasukan Bledug Kelud memetik kemenangan telak atas lawannya Lamongan FC. Tiga gol tanpa balas. Ketiga gol tersebut diciptakan masing-masing oleh Naufal Wafiudin menit ke-19, Ricky Febrianto menit 53, dan Wahyu Wijanarko  menit 77.

Pertandingan yang dipimpin wasit Sajidin asal Gresik berjalan cukup sengit. Dari awal ditiup peluit kick off, Persedikab langsung menunjukan permainan cepat. Hal ini ternyata membuahkan hasil manis pada 20 menit pertama.

Pasukan Bambang Drajat ini berhasil mencetak satu gol lebih dulu lewat sadukan keras striker Naufal. Gol ini merupakan konversi umpan Fery Setyo. Pemain ini melaju dari lini kiri pertahanan Lamongan FC. Ia pun mengambil keputusan melakukan crossing  ke jantung pertahanan lawan.

Dengan dua kali sentuhan, booommm.. shooting keras dari kaki kanan Naufal ini masuk ke pojok gawang kiper Farid Angga. Sontak sorai Fire Ant Colony (FAC)-julukan baru pendukung Persedikab-pun bergemuruh menyambut gol perdana ini.

Hingga turun minum, skor masih bertahan 1-0 untuk Persedikab. Bambang yang tidak bisa hadir dalam pertandingan ini pun menyerahkan strategi kepada Zainal, asisten pelatih untuk meramu permaian.

Ternyata benar, para pemain diharamkan untuk cepat puas. Malah Zainal memberi ‘mantra’ agar pasukannya semakin garang. Memasuki babak kedua, benar terjadi serangan demi serangan oyang dibangun Persedikab pun membuahkan gol kedua. Ganti lewat kaki libero Bledug Kelud, Ricky pada menit ke-53. Ia mengambil kesempatan kemelut perebutan bola dari umpan lambung tendangan pojok yang dieksekusi Fery.

Tidak sampai di sini saja, Lamongan FC pun mulai bermain keras. Ketika bola terobosan dari Fery diumpan ke depan, Putra Maulana yang melaju cepat dari belakang ini terpaksa dijatuhkan oleh Toga Riski, bek terakhir Lamongan FC. Dan wasit mengganjar dengan kartu kuning pada menit ke-63. Putra pun tak berdaya, akhirnya harus diganti Wahyu Wijanarko.

Kelengahan lini tengah Lamongan FC pun dimaksimalkan oleh Bledug Kelud. Lagi-lagi Fery memberikan crossing yang akurat ke lini kiri pertahanan Lamongan FC. Tanpa pengawalan, Wahyu pun menyambut bola tersebut langsung melakukan shooting keras. Gol pada menit ke-77 ini mengantar kemenangan perdana Persedikab hingga peluit akhir ditiup sangan pengadil lapangan.

“Ini pertama kali, dan akhir putaran pertama. Kami bangga pada pemain,” tegas Zainal kepada Jawa Pos Radar Kediri. Menurutnya, kemenangan ini mengerek  Persedikab ke posisi kelima klasemen sementara Grup F Liga 3. Diatas Lamongan FC dan Putra Jombang.

Sedangkan, pelatih Lamongan FC, Mahfud Syafi’i mengakui jika permainan Persedikab sangat bagus. Kekalahan ini disebabkan ada dua striker inti yang sedang cedera. Tak hanya itu, satu pemain belakangnya juga sedang menjalani akumulasi kartu. Sehingga, ketiga pemain inti Mahfud harus absen dari starter. “Persedikab kuat sekali, kami beberapa kali memang lengah. Dan itu dimaksimalkan tuan rumah,” pungkas Mahfud.

loading...