PSSI Tegaskan Kesiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah PD 2034

Mimpi Indonesia untuk menggelar Piala Dunia 2034 ditanggapi secara serius oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 akan di disuksikan pada pertemuan Dewan AFF, 23 September 2017, di Nusa Dua Bali.

Untuk mewujudkan mimpi yang besar tersebut, Indonesia tidak akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2023. Edy mengatakan, Indonesia ingin fokus bisa menggelar piala dunia.

“Kita tidak fokus di sana (menyelenggarakan Piala Asia 2023), kami fokus pada hal yang lebih besar di tahun 2034,” kata Edy kepada wartawan.

Edy melihat dari aspek realistis. Sebab, jika Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2023, waktu untuk melakukan semua persiapan tidak akan cukup. Sehingga event Piala Dunia 2034 lebih realistis untuk dikejar.

“Untuk Piala Asia 2023, persoalannya adalah infrastruktur. Ada satu ketentuan oleh FIFA yang menyebut di mana kita harus menyiapkan infrastruktur harus ada lapangan sesuai standard FIFA. Tahun 2023 ini 5 tahun lagi, jadi untuk mempersiapkan diri rasanya tidak mungkin terkejar,” tambah Edy.

Rencana pencalonan diri Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 ini sudah terdengar dunia Internasional. Media ternama Spanyol, AS, kemarin memuat berita soal pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Akan ada banyak keuntungan jika sebuah negara dipercaya FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia. Keuntungan ini meliputi teknis dan non teknis.

Keuntungan teknis salah satunya adalah negara tuan rumah tidak perlu mengikuti babak kualifikasi untuk ikut berpartisipasi. Dan keuntungan non teknis yaitu di sektor pariwisata.