Optimisme PSBI Sebelum Menjamu PSIM

Skuat PSBI sedang diselubungi optimisme jelang menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Galore Panataran, Nglegok, Kabupaten Blitar, Sabtu (8/7/2017).

Modal uji coba melawan tim lokal Ababil FC yang berujung kemenangan 5-0 mendongkrak motivasi anak asuh Ferry Taufik Budiman. Ini termasuk hasil persahabatan saat Bulan Ramadan lalu, yang sukses menahan imbang Persik Kediri 1-1.

“Selama Ramadan hingga hari ini, perkembangan tim cukup signifikan. Kekompakan dan kepercayaan diri pemain ada peningkatan. Ini modal berharga untuk menghadapi PSIM nanti,” kata Hardiman, asisten manajer PSBI.

Laskar Singo Lodra sangat membutuhkan kemenangan. Pasalnya, saat ini mereka masih terbenam di dasar klasemen Grup 5 Liga 2. Prestasi PSBI memang menurun bila dibandingkan kiprah mereka pada kompetisi ISC B 2016.

“Tensi Liga 2 sangat berbeda dengan ISC B lalu. Banyak faktor jadi penyebab perbedaan prestasi kami di dua kompetisi tersebut. Yang jelas, target kami tak terdegradasi musim ini,” ujar Hardiman.

Makanya, lanjut Hardiman, pemain PSBI harus tampil maksimal untuk mengalahkan PSIM. “PSIM termasuk tim tangguh di grup ini. Apapun kami harus lakukan untuk mengamankan poin kandang. Kemenangan bisa mengangkat moral dan posisi kami di klasemen nanti,” ucap Hardiman.

Hardiman mengakui hasil buruk pada laga-laga sebelum jeda libur Ramadan dan Idul Fitri lalu membuat mental pemain menurun.

“Secara kualitas, kami bisa bersaing dengan kontestan lain. Namun, ada faktor nonteknis yang membuat hasil akhir pertandingan tak sesuai ekspektasi kami,” tuturnya.