Cerita Pelatih Perseru Soal Suasana Lebaran di Serui

Agus Yuwono bercerita soal suasana Lebaran di Kota Serui. Di sana, masyarakatnya sangat toleran dan tak sama sekali menghilangkan rasa khidmat.

Agus Yuwono memang dalam beberapa tahun terakhir melatih Perseru. Sempat menangani tim muda di awal musim, dia akhirnya kembali dipercaya untuk melatih Boman Aime cs.

Tradisi lebaran di Serui jelas menarik untuk diketahui. Apalagi, mayoritas masyarakat di sana merupakan nonmuslim.

“Suasananya tapi sama saja. Sangat khidmat. Di sana itu banyak juga pendatang, jadi, saya rasa tak ada bedanya malah lebih toleran,” ungkap Agus kepada JawaPos.com.

Mantan juru taktik Gresik United itu juga punya cerita soal latihan Perseru saat bulan puasa kemarin. Menurutnya ada rasa saling hormat dari masyarakat maupun timnya.

“Di tim ini ada juga yang muslim, perbandingannya 60:40. Tapi mereka sama-sama menghormati. Kalau minum yang nonmuslim bersembunyi atau tak mau terlihat karena ada rasa respek terhadap sesama,” ujar Agus.

Agus memilih pulang kampung ke Malang. Berhubung, Lebaran kali ini kompetisi libur cukup panjang.

“Kami diizinkan untuk berlebaran berkumpul dengan keluarga di kampung halaman masing-masing. Tapi, tak boleh lama-lama, karena langsung bakal bertanding awal Juli,” tandas dia. (ies/JPG)