Fisik Pemain Semen Padang Dinilai Bermasalah

Masalah fisik yang kedodoran dianggap menjadi salah satu penyebab kekalahan telak Semen Padang atas Madura United 0-6, Senin (12/6/2017). Penilaian itu disampaikan mantan pelatih fisik Semen Padang era kepelatihan Arcan Iurie, Heryanto Sindra.

Pria yang kini fokus menjadi salah satu dosen di Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Padang (UNP) itu menilai masalah fisik kemungkinan menjadi masalah mendasar Semen Padang saat ini.

Meski begitu, ia yakin fisik pemain yang kedodoran saat bermain di Madura lalu, segera diperbaiki manajemen dan tim pelatih. Ia pun meyakini, salah satu evaluasi tim termasuk kondisi kebugaran pemain yang kedodoran terutama memasuki babak kedua.

“Saya melihat kondisi fisik pemain kurang bagus. Hal itu terlihat sejak akhir babak pertama hingga di babak kedua. Situasi ini pula yang membuat konsentrasi pemain terganggu hingga lawan memanfaatkan kondisi tersebut,” ujar Heryanto Sindra.

Pria yang memegang gelar kepelatihan fisik Asca level 1 yang kerap menjadi motivator tim PON Sumbar itu menambahkan, kondisi fisik yang buruk bakal berdampak pada konsentrasi, cara berpikir dan menghadapi situasi di lapangan.

“Jika kondisi fisik prima, pemain bisa menjalankan instruksi pelatih, konsentrasi terjaga serta mampu mengambil keputusan. Dari kacamata saya, fisik merupakan kunci dalam penampilan. Fisik bagus akan berdampak pada kecepatan, no speed no success,” bebernya.

Heryanto Sindra meyakini jika ke depannya fisik diperbaiki dan dipadukan dengan materi serta kualitas pemain yang ada saat ini, Semen Padang akan tampil maksimal dan kembali pada trek yang sesungguhnya.

“Selain mental dan meminimalisasi kesalahan elementer dalam bermain, jika fisik bagus Semen Padang bakal kembali pada jalurnya,” pungkas Heryanto Sindra mengakhiri pembicaraan.

loading...