Mantan Kiper Persija Menahan Godaan Bermain demi Skripsi

Sudah setahun terakhir ini Adixi Lenzivio absen dari pentas sepak bola profesional di Tanah Air. Ia terakhir kali membela Persija Jakarta pada musim 2015. Saat turnamen jangka panjang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo bergulir pada 2016, Adixi memilih menepi.

Padahal, ia mengklaim ketika itu tetap mendapatkan tawaran dari beberapa klub yang menginginkan jasanya untuk menjaga gawang di TSC 2016. Jelang Liga 1 2017, tawaran dari klub masih menghampirinya. Namun, lagi-lagi kiper 24 tahun itu terpaksa menolak.

Kepada Bola.com, Adixi Lenzivio menuturkan alasannya belum kembali aktif di lapangan hijau membela klub profesional.

“Saya ngebut menyelesaikan kuliah. Tinggal dua semester terakhir sebelum mengambil skripsi,” kata Adixi, yang ditemui Bola.com di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (21/5/2017).

“Tanggung karena tinggal sebentar dan lanjut ke skripsi. Bila diibaratkan, saat ini saya sedang mengumpulkan kekuatan penuh menuju skripsi. Untuk sementara saya fokus ke kuliah dulu hingga tuntas,” lanjut mahasiswa STIE Perbanas jurusan ekonomi manajemen angkatan 2013 itu.

Adixi menuturkan bila keputusan ini diambilnya lantaran ia sudah merasa terlalu lama jadi mahasiwa. Apalagi, ia sempat “membuang” waktunya tanpa sengaja.

“Jadi, ceritanya, pada 2015 saya sudah mengajukan permohonan cuti ke kampus untuk fokus membela Persija. Tidak tahunya, kompetisi terhenti. Karena sudah terlanjur cuti, saya tidak kuliah tapi juga tidak banyak aktivitas di sepak bola. Sekarang saya harus menebus waktu kuliah yang hilang itu,” tuturnya.

Di sisi lain, Adixi mengungkapkan sebenarnya cukup berat baginya ketika memutuskan harus break dari sepak bola. “Saya harus tahan godaan bermain di kompetisi,” ujarnya.

Untuk mengobati kangen, mantan kiper kedua Persija itu sesekali masih tetap bermain bola bersama rekan-rekannya. Seperti kala membela Brigade Beringin yang meramaikan acara Football for Peace 2017 yang diselenggarakan UNI Papua.

“Acara seperti ini kan tidak mengikat dan lumayan untuk sekadar mencari keringat serta keluar dari rutinitas kuliah,” ucap keponakan mantan pelatih Timnas U-19, Eduard Tjong, itu.

Meski meninggalkan dunia sepak bola profesional untuk sementara waktu, Adixi Lenzivio mengaku tetap berhubungan baik dengan rekan-rekan semasa di Persija. “Masih sering telpon-telponan. Saya juga terus memantau perkembangan Persija musim ini,” pungkas Adixi mengakhiri pembicaraan.