agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Borneo FC Terancam Tak Didampingi Djukanovic

by in Liga 1 // 0 Comments

Kabar buruk menghampiri Borneo FC jelang laga melawan Persib Bandung, Sabtu (20/5).

Pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic terancam tak boleh mendampingi anak asuhnya saat bersua Persib.

Hal itu diketahui berdasarkan keputusan Komisi Disiplin PSSI yang memberikan sanksi terhadap Dragan Djukanovic.

Dilansir dari situs resmi PSSI, hasil sidang Komisi Disiplin, Kamis (18/5) memutuskan Pelatih PBFC Dragan Djukanovic dikenakan sanksi berupa larangan mendampingi tim sebanyak 2 (dua) kali dan denda Rp 10.000.000,- karena keluar dari area teknik dan melakukan protes berlebihan terhadap wasit.

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari PSSI terkait waktu kejadian dan kapan sanksi mulai diberlakukan.

Hingga berita ini ditulis, Borneo FC belum menerima surat resmi terkait sanksi yang diberikan Komdis kepada juru taktik asal Montenegro itu.

“Kami mengetahui informasi itu dari media. Sampai jelang lawan Persib Bandung, kami belum terima surat resmi soal sanksi itu,” kata media officer Borneo FC, Abe Hedly Sundana, ketika dihubungi Tribun, Jumat (19/5/2017).

Kemungkinan terbesar, Dragan tidak bisa mendampingi Pesut Etam saat melawan Persib, dan Bhayangkara FC, Senin (29/5/2017).

Asisten Pelatih, Ahmad Amiruddin dan pelatih fisik Vladimir Krunic kemungkinan akan mengambil mendampingi pasukan Borneo FC selama absennya Dragan.

Keputusan tersebut jelas merugikan Borneo FC yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen. Pihak Borneo FC juga belum menentukan keputusan terkait sanksi yang menimpa pelatihnya itu.

“Kami belum bisa menindaklanjuti apakah akan mengajukan banding, karena kami sendiri belum menerima suratnya. Kabarnya surat itu segera dikirimkan,” ungkapnya.

Berikut ini hasil sidang Komisi Disiplin PSSI di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis, (18/5). Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Komdis, Asep Edwin, lalu ada Wakil Ketua Umar Husin, dan para anggota yakni Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, Eko Hendro Prasetyo.

Dari Sidang tersebut, Komisi Disiplin PSSI memutuskan :

1.    Putusan Sementara terhadap pemain PS. TNI Sdr. Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena mencekik pemain PSM Makassar Sdr. Marc Anthony Klok.

2.    Putusan Sementara terhadap pemain Mojokerto Putra Sdr. Indra Setiawan dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Sdr. Febly Gushendra.

3.    Pemain Persipura Jayapura Sdr. Boaz Salossa dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 2 (dua) kali karena melakukan protes berlebihan terdapat Asisten Wasit 2.

4.    Pemain Perseru Serui Sdr. Moch. Zawnuri dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 5 (lima) kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena menyikut pemain PSM Makassar Reinaldo Ellias Da Costa.

5.    Pelatih PBFC Dragan Djukanovic dikenakan sanksi berupa larangan mendapingi tim sebanyak 2 (dua) kali dan denda 10.000.000,- karena keluar dari area teknik dan melakukan protes berlebihan terhadap wasit.

6.    Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton menyalakan flare.

7.    Panitia Pelaksana Pertandingan PS. Bangka dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton PS. Bangka melakukan pelemparan botol ke bench 757 Kepri.

8.    Panitia Pelaksana Pertandingan Mojokerto Putra dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton melakukan pelemparan botol ke bench Kalteng Putra.

9.    Panitia Pelaksana Pertandingan Persipur Purwodadi dikenakan sanksi denda Rp. 15.000.000,- karena penonton masuk hingga sentel ban dan melakukan pelemparan kea rah bench pemain Persis Solo.

10.  Tim Persis Solo dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena supporter Persis Solo masuk ke dalam lapangan untuk melakukan selebrasi gol.

11.  Panitia Pelaksana Pertandingan Persibas Banyuwangi dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton yang tidak teridentifikasi menyalakan flare.

12.  Panitia Pelaksana Pertandingan Persebaya Surabaya dikenakan sanksi denda Rp. 15.000.000,- karena supporter menyalakan flare. (*)

loading...