Putut Soroti Konsentrasi dan Serangan tim Semeru FC

Berhasil meraih kemenangan pertama tak membuat tim Persigo Semeru FC bebas dari evaluasi. Pelatih Putut Widjanarko menganggap masih banyak celah dari timnya yang harus diperbaiki, mulai dari konsentrasi pemain hingga variasi serangan.

Untuk kali kedua beruntun, Semeru FC kebobolan pada menit-menit awal. Bahkan, saat memenangi pertandingan kontra Madura FC dengan skor 2-1, mereka sudah kebobolan sejak detik ke-20. Putut sampai geleng-geleng kepala dengan lemahnya konsentrasi para pemain.

Putut menjelaskan bahwa timnya harus mengambil pelajaran dari pertandingan kontra Persekam Metro FC dan Madura FC. Menurutnya, gol-gol lawan di menit awal tak perlu terjadi jika komunikasi antar lini sudah terjalin.

Para pemain Semeru FC harus berkonsentrasi penuh sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai. “Komunikasi antar lini harus kami perbaiki. Jangan sampai terjadi gol di menit awal lagi,” tegas mantan pemain Persebaya itu.

Aspek kedua yang diperbaiki adalah pola serangan Semeru FC. Ketika tertinggal lebih dahulu, Reza Mustofa dan kawan-kawan kerap kehilangan corak bermain. Akibatnya, serangan mereka dengan mudah dipatahkan lawan.

“Kombinasi serangan tidak boleh monoton. Harus ada variasi dan improvisasi, terutama dari sektor sayap. Biar tidak terbaca oleh pertahanan lawan,” jelas Putut. (saf/JPG)