Persiapkan Masa Depan, Bek Persib Ini Kuliah S1

Jajang Sukmara merupakan pesepak bola yang tidak mau ketinggalan menuntut ilmu secara formal. Di tengah kesibukan menjadi pesepak bola profesional, bek Persib Bandung itu menyempatkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata 1 (S1). Pemain 29 tahun itu kini duduk di bangku semester satu jurusan Ilmu Manajemen di Fakultas Manajemen STMIK IM dan STIE IM Bandung.

“Baru semester satu. Saya baru masuk bulan lalu. Tertarik sama jurusan manajemen biar saya bisa mengurus sendiri kalau mau bikin usaha,” kata Jajang, di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Selasa (16/5).

Walau masih tergolong muda, pemain asli Kota Kembang tersebut ingin mempersiapkan masa depannya lebih matang saat sudah pensiun dari dunia sepak bola.

Impian Jajang adalah memiliki usaha yang bisa dikerjakan bersama dengan istrinya. Saat ini, bekas pemain Madiun Putra ini kepikiran untuk punya usaha di bidang kesehatan dan pangan. Karena istri Jajang merupakan sarjana di bidang farmasi. Jadi suatu saat ini bisa merintis usaha bersama dengan keluarga kecilnya.

Menjadi wirausaha sudah menjadi cita-cita Jajang sejak lama. Malah ia tidak berpikir untuk menjadi pelatih sepak bola jika sudah pensiun.

Jadi saat usianya masih relatif muda, Jajang ingin bermain bola dan menyelesaikan pendidikan S1. Ketika sudah cukup modal dan tak sanggup lagi bermain, Jajang punya ilmu untuk memulai hidupnya menjadi pengusaha.

“Telat sih dari seri usia, tapi kalau namanya belajar, tidak ada kata terlambat,” ujar Jajang.

Jajang merupakan salah satu pemain yang ikut mengantarkan Persib menjuarai Liga Super Indonesia 2014. Ia sudah mengenakan kostum Persib senior sejak 2011 lalu. Sejak 2008 sampai 2009 Jajang memang belajar di akademi Maung Bandung Junior. Sebelum ke Persib senior, bekas pemain timnas U23 itu pernah membela klub asal Jawa Timur Madiun Putra.

Sebenarnya Jajang saat ini sedang dalam masa sulit bersama Pangeran Biru. Sudah enam pekan Liga 1 berlangsung, pelatih Djadjang Nurdjaman tidak pernah memberinya waktu bermain walau hanya sebagai pemain cadangan. Jajang kalah bersaing dengan Vladimir Vujovic, Ahmad Jufriyanto, Henhen Herdiana, Wildansyah, Tony Sucipto dan Supardi Nasir.