agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Asprov PSSI Jatim Segera Menggulirkan Liga U-17 2017

by in Sepakbola Amatir // 0 Comments

Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur dipastikan sibuk dalam setahun ini. Setelah menggulirkan kompetisi Liga 3 PSSI Jatim 2017, dalam waktu dekat Asprov PSSI Jatim juga memutar Liga U-17 PSSI Jatim 2017.

Acara pertemuan manajer kompetisi kelompok umur ini digelar pada Senin (15/5/2017) di Hotel Quest, Surabaya. Pertemuan ini dihadiri 46 perwakilan klub yang ambil bagian di Liga U-17 PSSI Jatim 2017.

Jumlah itu lebih sedikit dari klub yang sempat mengonfirmasi keikutsertaannya. Sebelumnya, ada 48 klub yang menyatakan ambil bagian. Namun, hanya satu hari menjelang pertemuan manajer digelar, Persepon Ponorogo dan Persewangi Banyuwangi mundur dengan alasan tidak siap.

Sebanyak 46 klub tersebut dibagi menjadi 11 grup. Dari semua grup, ada dua grup yang diisi lima tim, sembilan grup lainnya terdiri dari empat tim. Rencananya, untuk grup yang dihuni lima tim akan diambil juara grup, peringkat dua dan tiga untuk melangkah ke babak kedua. Sementara grup yang hanya ditempati empat tim hanya diambil dua tim saja, juara grup dan runner-up.

Untuk babak pertama, Liga U-17 menggunakan sistem kompetisi penuh. Artinya, setiap klub akan bertemu dua kali, leg pertama dan leg kedua. Untuk leg pertama, jadwal kick-off tidak digelar secara serentak.

Untuk yang paling cepat diputar mulai 19 Mei, sementara paling lambat 23 Mei 2017. Dengan asumsi leg pertama sudah harus selesai pada 26 Mei mendatang. Untuk leg kedua, rencananya akan dilanjutkan setelah Lebaran.

“Ini terkait puasa. Kami menghindari main di bulan puasa karena khawatir mengganggu pemain yang menunaikan ibadah puasa. Untuk itu, kami usahakan selesai sebelum puasa dimulai,” ujar Amir Burhanuddin, Sekretaris Asprov PSSI Jatim.

Memasuki babak kedua, klub yang lolos akan kembali dibagi dalam grup, total di babak ini ada enam grup. Masing-masing grup diisi empat tim. Di setiap grup, hanya juara dan runner-up terbaik yang berhak lolos ke babak ketiga. Di babak ini, sistem yang digunakan berubah menjadi sistem gugur.

Di babak ketiga, mereka akan dibagi menjadi empat grup. Juara masing-masing grup di babak ini akan melaju ke semifinal. Kemudian dua pemenang di semifinal bakal mengunci tempat di final. Sementara yang kalah akan berebut tempat ketiga.

Untuk persaingan, Amir menyatakan kekuatan semua tim hampir sama. Pasalnya, untuk kompetisi kelompok umur seperti ini sulit untuk dipetakan karena usia mereka hampir semuanya sama.

loading...
[X] close