Mitra Kukar Tidak Anggap Buruknya Persija Sebagai Keuntungan

Mitra Kukar tetap mewaspadai Persija Jakarta yang sedang mengalami tren negatif dalam, saat berduel dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabaga, Minggu (14/5).

Dalam menyambut pekan keenam Liga 1, Persija belum mampu menemukan bentuk performa terbaiknya, bahkan melulu kalah di tiga pertandingan terakhir yang membuat posisi mereka terlempar ke posisi 15.

Menanggapinya, pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra menilai hasil kurang maksimal Persija dalam beberapa laga terakhir, justru menjadi ancaman serius bagi Mitra Kukar yang akan main di kandang Macan Kemayoran.

“Tidak ada keuntungan buat kita, malah ini jadi ancaman tersendiri. Bagaimanapun, Persija punya motivasi tersendiri untuk mengalahkan kita,” ujar Jafri kepada awak media

“Tapi kita juga tidak terlalu fokus dengan keadaan Persija. Meskipub pelatih dan pemain dalam tekanan, yang harus kita waspadai tetap Persija selama 90 menit,” tambahnya.

Lebih lanjut Jafri Sastra memastikan para pemainnya dalam kondisi bugar, termasuk marquee player mereka Mohammed Sissoko. Hanya Gerri Mandagi dan Zulham Zamrun yang absen.

“Kondisi pemain bugar dan baik. Mereka siap. Kecuali Geri Mandagi, meski kita bawa, tapi masih kita pantau dan melakukan fisioterapi di sini. Tapi di luar itu, semua pemain dalam kondisi siap. Kita masih ada Riki Pamdubi dan Joko Ribowo,” ujar mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut.

Mitra Kukar juga dipastikan tak akan mudah untuk mencuri poin dari kandang Persija. Terlebih pada pertandingan nanti mereka akan bermain di hadapan puluhan ribu suporter tim tuan rumah.

“Ini yang menjadi keuntungan tersendiri bagi kami, sudah terbiasa. Pemain menikmati. Mudah-mudahan besok stadion penuh. Kita tahu the Jakmania seperti apa. Berkah, kalau ada sesuatu, itu pasti berkah. Walaupun sesuatu tersebut tidak menguntungkan kita,” tutupnya.