Semeru FC Sebut Okto Maniani Kerap Pancing Emosi

Pelatih Persigo Semeru FC Putut Widjanarko mengaku kecewa dengan sikap pemain senior Madura FC Okto Maniani. Okto dianggap selalu memancing emosi dan memprovokasi penggawa Semeru FC di laga Sabtu (13/5) sore di Stadion Semeru Lumajang.

Okto yang masuk pada menit ke-51 dinilai selalu memprovokasi para penggawa Semeru FC di laga ini. Itulah yang disesalkan oleh Putut. “Sebagai mantan pemain Timnas, dia harusnya beri contoh ke pemain yang lebih muda, bukan malah memancing emosi pemain lawannya,” sesal Putut.

Mantan pemain Persebaya Surabaya ini menjelaskan bahwa Okto selalu membuat trik yang pada akhirnya menurunkan tempo pertandingan. Pertandingan babak kedua memang berlangsung keras. Bahkan dua kartu merah harus dikeluarkan wasit untuk bek Semeru FC Septian Nugroho dan striker Madura FC M. Irvan

“Kartu merah tidak perlu terjadi kalau pemain bisa menahan emosi. Namun pemain kami masih muda. Mereka gampang terprovokasi,” jelas Putut.

Sementara itu FC Okto Maniani mempertanyakan keputusan wasit yang mengesahkan gol pertama Semeru FC yang dicetak Oni Rosandi pada menit ke-57. “Sebenarnya itu area kiper. Tapi kami harus terima dengan keputusan wasit,” keluh mantan penggawa Timnas Indonesia.

Mantan pemain Arema ini menyebut gol kemenangan Semeru FC yang lahir di masa injury time babak kedua, terjadi karena kelengahan para rekan-rekannya sendiri. “Semua sudah lelah karena kami bermain fight sepanjang pertandingan. Saat itu kami lengah. Di sisi lain mereka ada kans bagus sekali dan itu gol yang sah,” tutup Okto. (saf/JPG)