agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker

Tiga Pemain Dilarang Bermain Selama Dua Bulan

by in Berita Lain // 0 Comments

Hasil sidang Komisi Disiplin PSSI akhirnya diumumkan melalui rilis resmi pada Jumat (5/5) dini hari.

Itu adalah hasil rapat yang berlangsung di kantor PSSI, Kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta, Kamis (4/5) malam.

Komdis sebelumnya tak mau mengumumkan sendiri.

Mereka sengaja meminta sidang diumumkan oleh PSSI atau via pengumuman resmi dari Kesekjenan organisasi tersebut.

Sidang Komdis yang berlangsung selama delapan jam itu, dipimpin langsung ketuanya, Asep Edwin.

Wakil Ketua Husin Umar, dan para anggota yakni Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, Eko Hendro Prasetyo, juga terlihat mengikuti sidang.

Dari 12 kasus yang disidangkan, ada tambahan satu kasus yang merupakan pemantapan putusan sela.

Yakni kasus pemain PSM Ferdinand Sinaga yang memukul penggawa Persela, Ivan Carlos.

Sisanya, enam kasus adalah pelanggaran disiplin di Go-Jek Traveloka Liga 1 dan enam kasus lainya di Liga 2. (dkk/jpnn)

Keputusan Sidang Komisi Disiplin

1. Pemain PSM Makassar Ferdinand Sinaga berupa sanksi larangan bermain sebanyak empat kali yaitu pada pertandingan PSM Makassar vs Persija Jakarta, 30 April 2017, Perseru Serui vs PSM Makassar. Kemudian 4 Mei 2017, PSM Makassar vs Arema FC.

Selanjutnya, 10 Mei 2017, PS, TNI vs PSM Makassar, 15 Mei 2017 dan denda sebesar Rp.10.000.000,- karena melakukan pemukulan terhadap pemain Persela Lamongan Ivan Carlos Coelha.

2. Panitia pelaksana pertandingan Persegres Gresik United dikenakan sanksi denda Rp. 25.000.000,- karena supporter tim itu melakukan pelemparan bus Semen Padang hingga kaca pecah dan salah seorang pemain Semen Padang terluka

3. Pemain PS. TNI Abduh Lestaluhu berupa sanksi larangan bermain sebanyak lima kali. Yaitu satu pada pertandingan PS. TNI vs Persiba Balikpapan, 5 Mei 2017 (karena langsung menjalani sanksi kartu merah dari wasit).

Kemudian empat pertandingan lain sanksi tambahan dari Komdis PSSI: Barito Putra vs PS. TNI pada 9 Mei 2017, PS. TNI vs PSM Makassar, 15 Mei 2017, Madura United vs PS. TNI, 19 Mei 2017, juga PS. TNI vs Persela Lamongan, 27 Mei 2017 dan juga denda sebesar Rp.10.000.000,- karena melakukan pemukulan terhadap pemain Bhayangkara FC Thiago.

4. Pemain PS. TNI Manahati Lestusen dikenakan sanksi berupa peringatan keras karena menantang wasit agar memberikan dirinya kartu.

5. Panitia pelaksana pertandingan Bhayangkara FC dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton melakukan pelemparan ke arah bench PS. TNI.

6. Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton menyalakan flare.

7. Panitia pelaksana Pertandingan Persiba Balikpapan dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton masuk dan memadati sampai ke sentel ban.

8. Tim Persikabo Bogor dikenakan sanksi denda Rp.10.000.000,-karena terbukti supporternya menyalakan flare saat tandang melawan Persita Tangerang.

9. Pemain Persiraja Farry Komol dikenakan sanksi larangan beraktivitas sepakbola di lingkungan PSSI selama dua bulan karena menyiram air ke wasit.

10. Tim Persiraja dikenakan sanksi denda Rp. 20.000.000,-karena terbukti secara bersama-sama para pemain mengerumuni wasit melakukan protes berlebihan. Akibatnya, wasit terdesak keluar dari lapangan.

11. Pemain 757 Kepri Gerald Pangkali dikenakan sanksi larangan beraktivitas sepakbola di lingkungan PSSI selama dua bulan dan denda Rp. 20.000.000,- karena memukul dan menendang pemain PSPS Pekanbaru Defri Riski.

12. Pemain Sragen United Andi Setiawan dikenakan sanksi larangan beraktivitas sepakbola di lingkungan PSSI selama dua bulan dan denda Rp. 20.000.000,- karena menendang pemain Persis Solo Dedi Cahyono Putra dengan lutut.

13. Tim Persip Pekalongan dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000, karena terbukti supporter menyalakan flare saat tandang melawan Persibat Batang

loading...
[X] close